Tampilkan postingan dengan label IDT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IDT. Tampilkan semua postingan

01 Januari 2012

Update 20 : How to work better

Menjelang deadline tugas akhir semester 3 ini, entah mengapa saya seringkali tidak fokus dan malah melakukan hal-hal yang tidak berkaitan dengan tugas sama sekali, seperti yang saya lakukan sekarang ini.

Tapi jangan khawatir, saya telah merumuskan panduan agar kegiatan tidak produktif ini bisa segera berhenti, dan tugas-tugas bisa diselesaikan dengan gemilang sebelum deadline menerjang. How ?

1. Get off 9GAG.

2. Do one thing at a time.

3. Know the problem.

4. Distinguish sense from nonsense.

5. Accept change as inevitable.

6. Admit mistakes.

7. Say it simple.

8. Be Calm.

9. Smile.

[+/-] Klik buat Lanjut..

19 Agustus 2010

Update 16 : The Safehouse

Yah, akhirnya kembali lagi gue bisa ngeblog.
Salam wajib dulu deh : Wazzup ??
Sebelumnya gue absen ngeblog gara-gara nganggur gak ngapa-ngapain di rumah.
Apa yang mau diceritain coba ?
Paling ntar kalo dipaksain jadinya kayak orang alay dan sok eksis lagi update statusnya.

“.,.,OoaHHmM,, NgaNtUk BgD nUi Br baNgUN TiduR,,...”
[Palingan orang-orang bakal comment : Maaf, ga nanya mas . .]

“ UhHH, LaPEr BGd Nui, NtAR sRaPAN pA yUPZ ?? oH BeGO, sKraNG kHAn LAgI puASa .,,,,.,”
[Kalo yang ini, ketahuan banget kalo pagi-pagi dia ga bangun sahur]

See . . ?
Gak penting banget kan ?

Nah, saat ini beda.
Ada moment yang benar-benar merubah jalan hidup dan masa depan gue.

Yaitu, gue . .
Gue . .
Gue . . gguue . . gueanteng . . !
Oh, bukan.
. . .
. .
.
.
Sebenernya, gue baru melahirkan !

. . .

Masih jawaban yang salah.
Yang bener, sekarang status gue udah ganti dari ‘bocah rumahan yang pengangguran’ jadi ‘bocah kost yang pengangguran’.
Yah, walaupun ga ada kemajuan apa-apa, yang penting gue udah pindah habitat.

Dalam rangka menunjang kehidupan sebagai bocah mahasiswa, gue disewakan sebuah kamar kost di Surabaya.
Kesan pertama gue ?
Gak ada bedanya.
Toh selama menjadi bocah rumahan yang tidak produktif, gue juga sering banget ga keluar kamar. Kecuali kalo ada aroma makanan mengalir masuk dari jendela kamar, itu pasti gue baru keluar . .

Kost gue berada di **************.
(dirahasiakan karena gue masih diburu para debt collector)
Nyaman. Extra nyaman malahan.
Satu orang satu kamar bener-bener membuat gue jadi Raja dengan teritori sebesar daun kelor.
Yang jelas, waktu pertama masuk, bbeerrssiihh banget ruangannya.
Namun, apabila melihat bagaimana kelakuan gue, rasanya kata ‘bersih’ dan ‘rapi’ akan segera jadi kenangan masa lalu yang terlupakan. \m/

Segagah apapun seorang Raja, dia bakal terlihat kusut kalo gak ada yang bisa masak makanan bagi dirinya.
Well . .
Para ngekost-er/wargakost/penghuni/apalahterserahlumaupanggilapaan juga seperti itu.
Apalagi waktu akan segera buka puasa, udah deh kami keluyuran semua beli makanan.
Tapi belum tentu juga kalo udah beli makanan wajah kami gak bakal kusut.
Terutama kalo makanan yang dibeli tuh harganya selangit dan kami harus beli gara-gara ga tanya harga, tampang kami kusut kuadrat . .

***

Anyway, ‘bocah pengangguran’ ini ternyata sukses SNMPTN lho.
Emang bener kalo kamu punya inisial nama M, A, R, atau S, rejekimu banyak . .
Apalagi kalo inisialmu itu m.a.r.s , JACKPOT !!
Gue keterima di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.
Jurusan kedokteran.

. . .

Oke, mungkin bagi para pembaca yang belum tahu,
kamu bakal berpikir ‘Ah, iya deh, ntar aku juga mau punya cita-cita jadi mahasiswa kedokteran di ITS.’
Dan bagi yang paham, kalian akan berkata kepada yang belum tahu kalau mereka itu udah gue tipu. Akhirnya yang belum tahu menjadi sadar dan berterima kasih pada yang paham. Akhirnya yang belum tahu menjadi tertolong karena yang paham, dan yang paham menjadi bingung mengapa paragraf ini sungguh susah sekali dipahami maksudnya.

Sesungguhnya karena gue diterima di jurusan Arsitektur.
Dan gue dijelaskan oleh para dosen Arsi, bahwa mahasiswa Arsitektur ITS itu BERBEDA dari yang lain.
Kami itu mutlak harus berbeda, harus kreatif, harus gila.
Be Creative, Be Crazy.
Itu tuntutan profesi seorang Arsitek. Harus selalu penuh inspirasi.
Tapi ya gitu tadi, kami harus gila.

Coba, mana ada jurusan lain di ITS yang para wisudawannya berani renang di kolam air depannya kantor Rektorat setelah acara wisuda ?
Jurusan arsitektur.

Dimana lagi coba, Kegiatan perkuliahan diperbolehkan sambil dengerin MP3, makan atau minum ?
Jurusan arsitektur.

Dimana lagi ada semua mahasiswa pake helm saat perkuliahan dalam kelas ?
Bukan jurusan arstitektur. Kami tidak segila itu . .

***

Intinya gue akhirnya memilih untuk kuliah di ITS daripada di Universitas tetangganya.
Yah, yang belum tahu, baca postingan-postingan sebelumnya.

Untung gue milih ITS.
Para penghuni baru kost gue itu semuanya anak ITS, semuanya ada 4 maba.
Coba gue ga milih ITS, wah pasti dalam pergaulan gue minder sendiri.
‘Aduh ga ada temen sekampus, aduh ga ada temen sekampus . .’

Ekkekekeke . .
Untung gue sekampus ma mereka.
Mereka adalah Debi, Arta, Rendy, Adit.
Coba nama gue Handoko, pasti inisial kami malah jadi ‘D.A.R.A.H’

Debi, anak Cilegon, jurusan Teknik Lingkungan.
Arta, anak Trenggalek, jurusan Teknik Informatika.
Rendy, anak Malang, jurusan gak jelas. Lupa soalnya.
Adit, anak Jakarta, jurusan juga terlupakan.

Mereka yang belum mengenal Surabaya, kemarin malem sempet nekat pergi ke Tunjungan Plaza walaupun yang tahu jalan cuma si Debi. Itu pun dia agak lupa jalan pulangnya.

Yah, gue yang ‘gila’ dan mereka yang ‘gokil’ tampaknya bakal jadi kombinasi yang sangat mantab.

***

Catatan kaki :
Kalo ngeliat daftar blog yang ada disebelah kanan, kalian bakal nemuin blog "Rookieliner". Itu blog asli milik Om Brenk yang legendaris lho. Langsung aja deh gue jadiin link. Tapi mudah-mudahan dia ga nemu blog gue ini dan tahu kalo separuh dari postingan gue selama ini selalu 'memuji-muji' dia. *evil laugh*

[+/-] Klik buat Lanjut..

07 Juni 2010

Update 15 : Monkey to Millionaire

Apa impian anak muda jaman sekarang ?
Pasti macem-macem.
Ada yang pengin jadi Presiden,
Ada yang pengin jadi orang beken,
Ada yang pengin kawin ma Dian Sastro,
Dan juga ada yang pengin ...........
( isi titik-titik diatas sesuai dengan nafsu anda sendiri )
Intinya, kepingin jadi orang SUKSES.

Nah, ketika SMA kelas XI dulu impian sekilas gue adalah berbisnis.
Betul, berbisnis.
Tapi bukan sembarang berbisnis, melainkan bisnis yang tidak pernah tercapai sama sekali.

Ketika kelas XI, entah siapa yang pertama kali memulainya, gue dan partner – partner gue sempat berdiskusi dan berandai-andai jika kami mengelola bisnis sendiri.
Yang terlibat disini ada Gue sendiri, si Andrew Waskito, dan si Bariaji “Komeng” Bagas.
Dan ide-ide yang terlontar memang ambisius.
Ada partner yang usul jasa cuci-cuci, ada yang saran jualan makanan, ada yang ide delivery barang, dan gue sendiri mengusulkan untuk beli mikrolet sendiri, disetir gantian.

Setelah berargumentasi sekian lama dan diwarnai baku hantam penuh persahabatan seperti yang para anggota DPR sering lakukan, akhirnya disepakati bahwa kami akan berbisnis jualan pisang sesuai saran si Komeng.
Iye bener, pisang.
Bingung ye, nyari hubungannya antara anak-anak SMA yang kurang kerjaan dengan pisang ?

Yang betul olahan pisang.
Setelah sepakat kami akan mengkomersilkan si pisang, pertanyaan selanjutnya adalah : mau diapakan para pisang yang tak berdosa itu ?
Dan khayalan kami mulai melambung jauh.
Dan atas karunia-Nya, ilham pun mulai tampak.
Sang pisang akan dibuat camilan. Dia bakalan ditelanjangi, disayat-sayat, digoreng setengah matang, dan dicelup ke saus kental manis.
Pada akhirnya, dia bakal dijual, dan kami bakal jadi jutawan (rencananya).

Kesepakatan telah dicapai, kami akan mengujicoba produk kami sebelum dijual agar mengetahui selera pasar. Dan uji coba tersebut akan dilakukan di rumah Andrew beberapa hari selanjutnya.
Namun, sebelum menutup diskusi, kelanjutan obrolan kami tambah melantur kemana-mana. Kami membayangkan bagaimana produk makanan kami akan digandrungi anak-anak sekelas, kemudian berkembang hingga menjadi pemasok camilan pisang ke kantin sekolah, lalu terus berkembang sampai membuka kios di Alun-alun dan GOR Sidoarjo. Jika ada anak lain yang lewat dan mendengar percakapan kami, tentu kami bakal dikira sedang mengurus perusahaan kami yang telah sukses beranak pinak di seluruh Indonesia, saking hebohnya obrolan kami.

Akhirnya gerakan bisnis yang kami lakukan diberi nama M2M : Monkey to Millionaire.
Dan sebutan ini sebetulnya merupakan nama sebuah band Indie Fest yang dengan santainya gue comot sebagai nama ambisius bagi kami, para siswa geblek berdaya khayal tinggi.
Nama ini dianggap cocok karena arti harafiahnya :
‘Dari pisang makanan monyet, jadi jutawan’
Bukan ‘Kami (Monkey) pengin jadi kaya raya (Millionaire)’.
Dan sejak saat itu, M2M resmi didirikan.

Hari yang ditunggu telah tiba.
Di rumah Andrew kami kedatangan partner baru, si Iqbal "WC" dan juga si Rizky “Brenk” Anantho.
Bagi kami, merekrut Brenk adalah tindakan jitu karena saat itu keluarganya mengelola kios “Sulthon Kebab” di daerah Alun-alun. Setidaknya, saran-saran bisnis yang bakal dia lontarkan bakalan bijaksana.

Waktunya bagi kami untuk ber-eksperimen, dan waktunya bagi si pisang untuk menemui ajalnya. Satu hal lagi yang mengejutkan adalah Andrew menyiapkan berbotol-botol soda tawar, dan dia menawarkan untuk membuat jus pisang.
Gue menganggap dia berada diantara ‘terlalu kreatif’ atau ‘sangat kurang kerjaan’. Bayangkan saja pisang yang memiliki rasa agak pahit dan agak lumer kalo dibiarkan dalam mulut, akan dijadikan jus kental berbusa soda oleh anak sarap ini.

Dan apa yang kami lakukan setelah ini bisa disebut dengan satu kata : brutal.
Berbagai bahan yang telah disiapkan telah kami campur aduk-kan sesuai selera dan nafsu sendiri-sendiri. Dan kalau kamu peduli dengan apa yang kami lakukan terhadap si pisang, akan gue sebutkan bahan-bahan yang terlibat.
Gula, Garam, Margarin, Susu Kental Manis Cokelat dan Vanilla, Mayonaise, Keju.
Dan kalau kami mau lebih biadab lagi, masih ada Kecap, Sambal, Vetsin, Merica dan lain sebagainya.
Untungnya kami itu anak yang berpendidikan dan bermoral.
Intinya, setiap anak dapat satu potong pisang utuh yang telah digoreng setengah matang, dan dipersilahkan untuk berbuat sesuka hatinya.

Kemudian blender dipersiapkan, potongan pisang-pisang yang lain dimasukkan, beberapa botol soda dituangkan, dan larutan susu kental manis ditambahkan.
Akhirnya yang kami nanti pun telah tersedia : Jus Pisang.
Jus yang penampilannya menyedihkan, menurut pendapat gue. Larutan kental berwarna putih-kekuningan yang bagian atasnya penuh dengan gelembung yang mirip busa deterjen. Mungkin kalo ada pegawai Dinas Kesehatan melihat karya kami, dia akan buru-buru menempelkan sticker dengan tulisan ‘beracun’ pada sisi blender.

Kebodohan pun dimulai.
Setiap anak, eh . . maksud gue partner, sudah menghadapi pisang-goreng-naas masing-masing dan secangkir jus pisang yang tadi dibuat rame-rame.
Dan tanpa ba-bi-bu langsung kami makan sendiri-sendiri sampai habis.
Setelah kenyang, kami baru menyadari,
Mestinya kami berada itu disana untuk membuat dan membandingkan racikan pisang yang paling enak, kemudian racikan itu akan kami pilih sebagai produk yang akan kami jual pada konsumen.
Namun apa yang terjadi ? semuanya telah lenyap dimakan oleh peraciknya sendiri-sendiri. Bahkan jus pisang yang entah terasa sepet karena terlalu banyak soda atau memang ga cocok dibikin jus, telah kandas.

Setelah semua partner sadar, semuanya diam . . .
Hanya ada hening . . .
Kemudian terdengar suara kentut yang membahana dan kami semua mati kehabisan nafas dengan mulut berbusa.
Enggak lah ! !
Pokoknya setelah sadar dengan apa yang telah kami akukan, kami cuma ketawa dan menyatakan kalo percobaan hari itu gagal, dan akan dicoba lagi kapan-kapan.

Sayangnya, rencana tinggalah rencana.
Sampai kenaikan kelas, rencana-rencana M2M tidak lagi terdengar.
Hingga suatu hari di kelas XII, ada obrolan ringan mengenai hari valentine.

Saat itu anak cowoknya ada Gue sendiri, si Andrew Waskito, dan si Bariaji “Komeng” Bagas. Sedang anak ceweknya ada si Reza “Pithik” Nurlina, si Regina “Amin” Permata Sari, dan si Vanny Mega.
Obrolan diawali dengan keluhan terhadap mahalnya harga cokelat batangan, hingga usulan menjual cokelat buatan sendiri ke temen-temen (harga dimahalin dikit tentunya, hehe..).
Melihat peluang bisnis muncul kembali di depan mata, Gue, Andrew, dan Komeng memanas-manasi yang lain agar rencana berjualan cokelat valentine dapat diwujudkan.

Yah, kembali lagi deh seperti saat lampau. Kami kembali berdiskusi dan bermimpi bagaimana kami melakukan bisnis cokelat tersebut, dan diskusi kami kembali melantur kemana-mana, penuh dengan khayalan tingkat tinggi dan angan yang merajalela.
Kemudian nama M2M : Monkey to Millionaire kembali diperkenalkan dan dipergunakan.

Namun ketika saat itu gue yakin, pasti rencana bisnis cokelat hanyalah tinggal rencana yang impossible untuk direalisasikan. Karena itu, ketika Regina mulai berkata “Ayo, segera bikin cokelat sendiri, aku ikut. Kapan ? Di rumahnya siapa ?”, gue hanya bisa tersenyum tanpa menjawab.

Memang seiring waktu, rencana itu kembali dilupakan.
Dan M2M pun kembali menghilang . .

[+/-] Klik buat Lanjut..

04 Juni 2010

Update 14 : Quotes of My Life

Di update kali ini gue akan merilis berbagai quotes yang gue ciptakan maupun yang gue comot dari orang lain. Quote-quote ini adalah yang telah ditampilkan di Facebook Account gue selama SMA, dan beberapa adalah hasil ‘komunikasi-gaul-antar-teman-SMA’.

Here goes :


“ I’m a nice person for somebody, and a jerk for somebody else. Perception always takes a major part. ”

“ Bisa melunasin hutang itu rasanya nikmatt bangett . . “

“ Makanlah ketika kau lapar, Minumlah ketika kau haus, Tidurlah ketika kau mengantuk, dan jangan pernah lelah untuk terus bernafas. “

“ Pepatah bijak mengatakan ‘Tumbuhlah dengan baik dan benar’. Tampaknya gue tumbuh dengan baik, tapi tidak benar. “

“ BERSATU PAK ! ! ~ Together Sir ! ! “

“ Gue ingin punya pelat nomor kendaraan W 1000 AN, biar dibaca ‘Wee, seribuaann’. “

“ Hajime~ hajime~ makibao~ “

“ Teori Alfian I. Bidang : Psikologi. Menyatakan : ‘Kalau melihat orang menguap, >75% kita juga ingin menguap, pada saat itu juga.’ “

“ Teori Alfian II. Bidang Psikologi. Menyatakan : ‘Makanan yang dibelikan orang lain akan terasa 5x lebih nikmat.’ “

“ No one ever know about their destiny. “

“ For me life is so simple that it can be concluded as one word : Choice. I dare say that whatever you do, anything you do, is the result of you choice. “

“ Indonesia : We can build something, but we can’t maintain it. “

“ Take a sleep means push the fast-forward button until we wake up in the next morning. “

“ Sunrise, Sunset, Sendal. “

“ The Japanese people sweat because of their hard work. The Indonesian people sweat when they eat with sambals. “

“ Die Hard = Susah Mati ?? ; Iron Man = Tukang Setrika ?? “

“ What I adore most : Knowledge and Wisdom. “

“ Once in every week, lets us scream : ‘Shit, is it monday already ?!’ “

“ To live is to learn. “

“ Most of us will never do great things. But we can do small things in a great way. “

“ Tomorrow : Worldwide Goats And Cows Massacre Day. May they have a good sleep tonight. “

“ Gue membaca kalimat ‘Tendangan Kaki Berputar’ di LKS Olahraga, dan berusaha membayangkan. Gagal. “

“ Tell me and I forget, teach me and I remember, Involve me and I learn. “

“ When life gives you lemons . . go buy lemonade and use the fruit for something sweeter and yummier. “

“ Funny is when you do something on unusual way. “

“ Siang ini, diperkirakan jumlah populasi kambing dan sapi diseluruh dunia akan merosot secara signifikan. Menteri Peternakan Indonesia berencana untuk membangun suaka marga bagi para spesies malang tersebut. “

“ L.O.V.E = Larky – Obsessional – Valuable Emotion. “

“ Keep your friend close, but your enemy closer. “

“ All I want to do, is have some fun. “

“ Akan selalu ada yang tak suka padamu, tapi mereka tak berharga untuk dipedulikan. “

“ Beware the fury of a patient man. “

“ There is something incredible waiting to be known . . mars-on-somewhere. “

“ I’m telling you this because you don’t get it. You think you get it, which is not the same as actually getting it. Get it ? “

“ My day ends with the sunrise. “

“ Things have changed for me, and that’s okay. “

“ If who I am is what I have and what I have is lost, then who am I ? “

“ If practice makes perfect and nobody perfect, then why practice ? “

“ Gomibako !! “ ( Bahasa Jepang )

“ One pill One shot. “

[+/-] Klik buat Lanjut..

Update 13 : High School Review

Life must go on.

Yah, tidak terasa udah vakuum (ini u-nya emang dua kan ?) cukup lama dari jagad cyber literature. Wazzup ??

Sekarang ini gue akhirnya bisa merasakan kondisi pengangguran total, saudara-saudara sekalian. Total setotal-totalnya anak nganggur total. Dengan durasi sepanjang 3 bulan lebih, gue bener-bener jadi useless person yang tidak produktif sama sekali walaupun SNMPTN udah di depan mata . .

Beginilah riwayat hidup gue, lulus SMA dengan gemilang namun menganggur menjelang masuk kuliah. Mestinya waktu luang gini dipake buat nyari kerja sampingan kali ya ? Biar produktif dikit . .
Gue kepingin magang jadi Direktur, tapi sayangnya ga nemu perusahaan yang mau.

Itu update kondisi gue sekarang. Now, to our main topic:

Almamater.
Itulah hal yang sekarang udah gue tinggalkan.
Gue telah resmi menjadi seorang Alumni (yang ganteng) dari sebuah sekolah negeri yang berada di Kuala Lumpur, Jawa Timur.

Another 3 years have passed, dan kini gue udah bukan siswa SMA Negeri 4 Sidoarjo lagi. Dahulu kala, tidak ada pikiran untuk sekolah di tempat yang menurut Bapak-Bapak Diknas lebih tepencil daripada SMA Negeri Sidoarjo lainnya. Yah, takdir udah membawa gue ke Institusi Pendidikan yang ternyata tiada duanya ini.

Mereka bilang masa SMA tidak akan terlupakan.
Ya ga mesti juga sih.
Gimana kalo seseorang lagi asyik berjalan sambil ngupil, tiba-tiba dia tersandung dan jatuh kepala duluan, lalu amnesia total ?
Bayangkan, saudara-saudara, BAYANGKAN bagaimana berbahayanya mengupil itu.

Diulangi lagi deh.
Mereka bilang masa SMA tidak akan terlupakan.
Dan mungkin mereka benar.
Karena menurut pandangan gue, masa SMA adalah masa penuh kenikmatan dimana kita para siswa masih bisa mencontek kala mengerjakan PR, mencontek kala mengerjakan tugas, mencontek ketika ulangan, maupun mencontek ketika ujian.
Iya gue tahu, contoh diatas ga ada yang patut ditiru. But at least I said the truth.

SMA memungkinkan kita untuk menjadi pribadi-pribadi yang kompak dalam satu wadah yang bernama Satu Kelas. Yeph, interaksi utama kita pasti terjadi terhadap sesama temen satu kelas.
Mari kita lihat apa saja yang pernah gue lakukan dengan teman-teman sekelas.
Pernah mbolos kegiatan pramuka bareng . .
Pernah heboh bareng waktu guru Biologi ngajarin Bab Reproduksi . .
Pernah main Poker bersama . .
Dan ya, gue kebiasaan nyebut yang jelek-jelek kalau buat contoh.

Tapi ada juga event dimana kita satu kelas kompak bersihin kelas, kompak ngecat ulang kelas, dan kompak jalan – jalan ke Bali.
Aduh, jadi inget pariwisata ke Bali.
Saat itu gue jadi ketua panitianya.
Ralat, saat itu gue sial jadi ketua panitianya.

Hanya sekitar 80% kegiatan yang sesuai rencana.
Banyakk bangett aral melintang yang dengan setia harus kami hadapi.
Peserta yang berangkat tidak seluruh siswa kelas, Pendanaan yang sempat macet, Penginapan yang ga sesuai perjanjian, Para peserta anarkis milih kamar hotel sendiri-sendiri merupakan beberapa contoh ketidakberesan manajemen yang gue pimpin.
Tapi seinget gue mereka melupakan masalah-masalah itu ketika di tempat-tempat wisata, dan enjoy menjadi wisatawan-domestik-asli-Sidoarjo. But hey, they really enjoyed it !
Ketika kembali ke Sidoarjo Raya, mereka bilang mereka merasakan so much fun . .
Yah, syukur deh kalau begitu.

Anyway, yang paling gue inget adalah kita semua berteriak dan bernyanyi bersama dengan penuh semangat dan birahi di atas Kapal Ferry saat menyeberang selat Bali pada siang hari, dan kita semua muntah-muntah di atas bus pada sore harinya. Kontras sekali . .

Sepanjang kelas XII, gue bener-bener berhenti nulis di blog. Entah karena malas, entah karena kehidupan gue terlalu garing untuk diceritakan, entah karena gue mulai aktif di twitter, atau entah karena di penghujung tahun itu gue akan menghadapi sesuatu yang dikhawatirkan oleh segenap putra-putri SMA di Indonesia : UNAS.

Ujian Nasional pada mulanya sempat diperdebatkan pelaksanaannya. Ada yang menggugat keberadaan UNAS yang menjadi penentu nasib siswa yang telah menempuh pendidikan 3 tahun, hanya dengan serangkaian ujian yang diadakan selama 5 hari, dan gugatannya dimenangkan.
Lembaga Komisi apaan gitu ( gue lupa namanya ) sempat menyatakan UNAS tidak adil jika menjadi satu-satunya penentu kelulusan. Kalau ga salah, ada sekolah di Jawa yang langsung menggelar tumpengan dan sujud syukur waktu mendengar berita ini. Tapi mereka ketipu (kasihan deh..), karena UNAS 2010 akhirnya tetap dilaksanakan.

Menghadapi hal ini, gue sih tenang-tenang aja. Tetep belajar, tetep nyontek kalo ngerjain tugas. Dan, ketenangan ini juga masih ada hingga menjelang UNAS. Kelas gue aja masih sempet main poker sambil makan kwaci berjamaah kok . .
Baru deh, beberapa minggu sebelum hari H, kami semua insyaf dan menjadi segerombolan nerd yang mengkonsumsi buku pelajaran setiap waktu.

Bebarengan dengan kegiatan UNAS, gue dan temen-temen sekolah tentu juga mulai aktif berburu Perguruan Tinggi. Banyak banget Kakak-kakak alumni dan kawan-kawan yang dateng ke Smanivda untuk menjadi cahaya penuntun bagi adik-adiknya yang buta akan dunia perkuliahan. Dan gue mengambil kesempatan ini untuk minta-minta sticker. *evil laugh*

Dan usaha gue untuk berburu jalur PMDK juga berhasil. Lewat jalur PMDK Prestasi, gue diterima sebagai Mahasiswa Universitas Airlangga jurusan Sistem Informasi.
But, gue tetep pengin mencoba SNMPTN juga. It always good untuk punya cadangan. Ya kan ?

Rasanya dari tadi gue udah melantur kemana-mana.
Finally, walau kehidupan gue di masa SMA tidak heboh-heboh banget, rasanya pengalaman hidup gue ini patut untuk dikenang.
Dan inilah comeback gue setelah 1 tahun tidak nge-blog,
Wassalamu’alaikum . .

[+/-] Klik buat Lanjut..

25 Juli 2009

Update 12 : Gue (selalu) Online

Siang malam ku selalu
Menatap layar terpaku
Untuk online online
Online online

Jari dan keyboard beradu
Pasang earphone dengar lagu
Aku online online
Online online

[Saykoji – Online]


Akhir-akhir ini gue sering dengerin lagu ini.
Entahlah kalo menurut pendapat kalian, tapi yang jelas gue terhenyak ketika denger lagu-nya Om Saykoji ini,

It’s so REAL for me !

Menurut penelitian gue, Om Koji sungguh berbakat jadi pengamat.
Apa yang dia tulis di syairnya bener-bener pas dengan keadaan sekarang ini.
Pantes tuh kalo jadi paranormal.
Ngedampingin Madam Sahara, Om Koji bakal cocok pake jubah putih, kalung bling-bling, dan kacamata yang dipasang di dahi.
Dan mereka bakal nongol di iklan tivi-tivi nawarin jasa ramalan via sms.
“Whats up Yo ? I disini sebagai partner Madam Sahara akan menunjukkan pada you-you semua bagaimana nasib you yang bakal terjadi. Jadi tunggu apa lagi ? segera kirim sms you ke 14045 dan cerita apa yang you ingin tanyakan, sekarang juga. Oh ya, dan I memakai kostum ini karena I mendukung Syekh Puji. HIDUP SYEKH PUJI !! U’re my idol, bro !!”
Melihat iklan ini, Syekh Puji tentu akan menitikkan air mata saking terharunya.

***

Back to the song.
Gue ngerasa lagu ini sungguh mencerminkan bagaimana tingkah anak muda jaman sekarang.
Dan jujur aja, siapa sekarang yang belum kenal internet ?
Everybody does know internet . .
Coba deh berkunjung ke warnet, bahkan kalian akan melihat bocah-bocah hang out disana.
Heran, kalo anak-anak kecil buka situs apa sih ??

Gue pribadi mengenal internet mulai SMP, tepatnya ketika ada tugas membuat e-mail.
Bekas dari tugas itu masih ada hingga sekarang.
Account e-mail gue yang sekarang, adalah bukti awal mula perkenalan gue dengan internet.
Dan perkenalan itu berlanjut ke suatu social-network-system yang dikenal sebagai Friendster.
Yah, dulu rasanya belum menjadi bocah SMP yang ‘utuh’ kalo belum punya akun friendster.
Dan gue inget, dulu minimal 1 kali seminggu gue ke warnet cuma untuk njenguk friendster gue. Ga penting banget ye ??

Tapi semenjak Nokia N70 muncul dalam genggaman, dunia gue berubah.
Begitu juga motto gue yang ikutan berubah jadi ‘Lakukan segalanya dengan Handphonemu’.
Itu juga berarti kalo kalian lapar, kalian bisa telan HP kalian bulat-bulat.

Menurut gue, hape N70 gue adalah One-Stop Entertainment.
Mau telepon ? Ayo !
Mau sms-an ? Mari !
Mau nge-games ? Bisa !
Mau denger MP-3 ? Silahkan !
Dan satu ini yang gue demen :
Mau internetan ? Siapa takut !!

Dengan kemampuan N70 yang bisa browsing dengan leluasa itulah yang membuat gue mengalihkan segala aktifitas internet gue dari warnet ke hape.
Dipersenjatai Opera Mini, dulu gue selalu membuka akun friendster gue di hape.
Dan hal tersebut terus berlanjut hingga seakarang.

***

Lalu, di awal tahun 2007 muncul sebuah fenomena breaktrough yang luar biasa dan menggoyang dunia perkomunikasian : Aplikasi chatt via ponsel yang bernama Mix It atau yang lebih dikenal sebagai Mxit.
Awalnya, gue skeptis dengan aplikasi buatan Afrika Selatan ini. Apa sih istimewa nya ?
Setelah termakan bujuk rayuan setan berkumis (mungkin sebagian dari kalian tahu siapa yang gue maksud), gue akhirnya download nih aplikasi.
Dan gue langsung tercengang, dan mulai berubah pikiran.

Mxit ternyata sungguh teramat sangat dahsyat sekali !
Pesan dengan panjang sepanjang apapun terkirim dengan waktu hanya beberapa detik saja dan juga dengan biaya yang SANGAT-SANGAT MURAH untuk setiap message terkirimnya.
Langsung aja Mxit jadi cara berkomunikasi favorit gue.
Sepanjang tahun 2007 hingga 2008 Mxit masih tetap berjaya sebagai aplikasi yang paling sering dibuka di hape gue.
Dan bayangin aja, gue bisa seharian penuh online Mxit lewat hape gue.

Pesona Mxit akhirnya diketahui khalayak umum (baca: warga sekolah) dan mulai banyak yang tertarik.
Gue dan si setan berkumis (sebut saja namanya Brenk, dan nama diaslikan) yang termasuk dalam pioneer pengguna Mxit (boleh juga disebut sesepuh), mulai berlomba untuk menghasut temen-temen kelas supaya mereka mendownload Mxit.
Kami sukses dengan gemilang, dan kami mulai memiliki ‘pengikut’.
Bahkan menurut tebakan gue, saat itu 1 dari 4 orang di Smanivda punya Mxit di hape mereka.

Namun apa yang telah kami lakukan tiba-tiba menjadi boomerang buat kami.
Pada awal tahun 2009, ketika Mxit sudah sangat-sangat marak dikalangan siswa Smaniv, koneksi GPRS gue menjadi sangat-sangat lambat.
Dan menurut asumsi gue, ini gara-gara terlalu banyak orang yang mengakses Mxit (dan GPRS mereka tentunya) dan pihak provider layanan seluler ga kuat untuk memenuhi permintaan GPRS yang sangat bombastis itu.
Sial, gara-gara orang-orang yang gue bantuin download mxit, gue sendiri ga kebagian GPRS.
Padahal bagi gue, online adalah urusan hidup atau mati dan pada saat itu, gue dalam kondisi mati . .

Lambat laun orang-orang (yang terkutuk itu) menjadi bosan, dan mulai meninggalkan Mxit.
Padahal para provider itu sudah meningkatkan kapasitas layanan internet mereka, tetapi mereka justru meng-abandon-kan Mxit mereka.
Sekarang, dari 56 temen yang ada di Contact List Mxit gue, hanya tinggal 23 user yang masih survive dan sering mengakses Mxit.

***

Kini, muncul syndrom baru yang menjangkiti para remaja di seluruh Indonesia : Facebook.
Gara-gara Facebook, ribuan akun Friendster terbengkalai pada saat ini.
Gue termasuk yang agak telat mengikuti ‘eksodus’ tersebut.
Gue baru pindah ke Facebook ketika Friendster menjadi benar-benar sepi.
Bagi gue yang kerjaan tiap harinya online lewat hape, ternyata ya sama aja. Sama aja dua-duanya.
Mungkin sedikit perbedaan bagi diri gue sendiri adalah kini gue selektif kalo ada yang mau ‘add as friend’ gue.
Dulu ketika Friendster masih berjaya, gue mengumpulkan temen sebanyak-banyaknya. Tak peduli siapapun mereka, pasti gue approved.
Tapi kini di Facebook gue hanya berteman dengan orang-orang yang benar-benar gue kenal.
Percuma kan, temennya ada buanyak tapi yang dikenal and yang diajak ngobrol dikit ?

***

Back to the song (again),
Two thumbs up buat Syekh Saykoji dan lagu ‘Online’-nya.
Really good song.

Sedikit review bagi kalian yang mungkin bertanya kenapa gue ga memilih internetan dirumah pake komputer tetapi malah pake hape.
Jawabannya sederhana, gue dilarang akses internet dirumah.

Dan mungkin pernyataan barusan menimbulkan pertanyaan baru :
Lalu, bagaimana cara gue ngeposting post-post gue di blog ?
Jawabannya juga sederhana, gue pergi ke warnet.

Tapi, mungkin kalian noticed, dua postingan gue yang terakhir terlalu pendek dibandingin ma postingan sebelum-sebelumnya.
Itu karena Update 10 dan Update 11 gue ketik di notes hape dan juga langsung gue post lewat hape.
Asyik juga sih nulis postingan di hape, sangat praktis.
But sometimes, gue kangen kepingin ngeblog lewat komputer.
Dan tulisan ini yang sudah kalian baca dengan setia sejak beberapa menit yang lalu, adalah hasilnya.

[+/-] Klik buat Lanjut..

18 Mei 2009

Update 11 : SERTIFIKASI di KUBURAN

Damn, sekarang gue baru taw apa yang jadi pelaku utama penyebab stress gue.

Cukup satu kata yang kini bikin gue jadi jengkel :

SERTIFIKASI.

Yeah, satu hal yang kini digandrungi seluruh guru di Indonesia Raya.

Dan jujur, gue sama sekali ga ngerti definisi maupun fungsinya sertifikasi.
Yang gue taw cuma para guru berlomba-lomba mengumpulkan tumpukan kertas yang jumlahnya hingga ribuan buat ditandatanganin kepala sekolah.

Ribuan kertas koran dirumah sih malah gue loak-in . .

Anyway, selain bersimpati kepada Bapak kepala sekolah yang terhormat karena tangannya berdarah-darah tandatanganin ribuan kertas dengan brutal, gue juga ngerasa jengkel sama sertifikasi.

Mengapa why ?
Karena because itu that.
Kalo guru mau sertifikasi, selain ngumpulin ribuan kertas-yang-ditandatanganin-dengan-biadab tadi, guru juga harus sertain bukti berupa karya tugas siswa.

Bagaimana cara mendapat karya tugas siswa ?
Tentu dengan menyuruh para siswa untuk ngerjakan sesuatu.

Tapi, gara-gara waktu sertifikasi para guru berbarengan, di akhir bulan Mei yang laknat ini, jadinya para guru RAMAI-RAMAI MENYIKSA MURID DENGAN MENYURUH UNTUK MENGERJAKAN TUGAS-TUGAS MEREKA DENGAN TANPA AMPUN.

Intinya, semua pelajaran ada tugas yang harus dikerjakan.
Dan semuanya bukan tugas simple yang selesai dalam 1 malam.
Melainkan tugas complicated yang minimal diselesaikan dalam 1 MINGGU.

Gue yang menyadari hal ini cuma bisa diam, menutup mata, menarik nafas panjang, dan tereak :

KYAAAAAAA . . . . ! !

Ya Tuhan, tolong berilah hambamu (yang ganteng) ini kekuatan untuk melewati cobaan-Mu yang difficult ini . .

Aaaammiiiinn . .

***

Anyhow, setelah Indonesia terkena demam facebook (farewell, friendster . .), dan demam blackberry, kini muncul satu lagi epidemi baru yang menggemparkan dunia kesehatan Indonesia :

KUBURAN BAND

. . .
Yeph, telah muncul sekelompok pemusik yang entah darimana asalnya yang kini sedang meracuni pendengaran para warga negara Indonesia.

Dan gue belum pernah ngelihat rupa mereka.
Menurut kabar yang beredar di kelas gue, dandanan mereka RockandRoll banget. Ada yang bilang mereka tuh mirip band Kiss.

Owh, gue bisa membayangkan, mereka adalah jenis band powermetal yang selalu berdandan gothic kemana-mana.

Ngerasa penasaran dengan aliran 'keras' band ini, gue pinjem hape temen gue buat ndengerin lagu hits terlaris band 'keras' ini.

Gue teken tombol play, dan gue mulai konsentrasi.

. . .

. . .

. . .

30 detik kemudian, gue menjauhkan hape naas tersebut dari telinga gue, dan menatap layar hape dengan mulut terbuka lebar.

. . .
Gue ga bisa bercerita banyak.
Yang jelas gue shock berat..

Dan yang ada di pikiran gue saat itu adalah,
membayangkan Band Metallica nyanyi lagu rohani.

Tapi ini Indonesia, alih-alih membawakan lagu religius, KUBURAN Band malah nyanyi lagu anak-anak.

Yeah, itulah breakthrough a la Indonesia.

Gue cuma bisa bilang,
Good luck, Kuburan . .

[+/-] Klik buat Lanjut..

15 Mei 2009

Update 10 : Revenge of the Fallen

I'm back.

That's it.
I'm back.

Sebenernya gue bingung mau ngapain.
Pilihannya ada 2, gue mau berkeluh kesah atas berbagai hal yang bikin gue depresi saat ini, atau gue bercerita tentang aib gue, seperti biasa.

Tapi setelah dibisiki Mama Lauren kalo bikin blog itu harus fokus, gue memutuskan buat nerusin format gue as usual . .

Lagipula mana seru kalo lu mbaca postingan yang isinya cuma tentang curahan hati doank kan ?

Intinya sekarang gue lagi down, and I'm trying to cheer up dengan nulis postingan.

***

Awal bulan lalu gue sempet kecelakaan sepeda motor.
Ga seberapa parah, cuman rahang gue berubah posisi.

Kalo gue inget-inget, saat kecelakaan sikap gue keren banget,
berdiri di pinggir jalan, megang helm, tatapan menerawang jauh, tapi dagu bercucuran darah.

Beberapa hari gue tergeletak di ranjang opname. Para susternya sampai hafal ma gue.
Soalnya ga sampe 3 minggu sebelumnya gue dirawat DI KAMAR YANG SAMA gara-gara demam berdarah.

Dan satu lagi hasil dari kejadian ini :
sekarang gue pake kawat gigi.
Tapi temporary doank sih, bentar lagi dilepas.

***

Next, ada murid pindahan di kelas gue.
Anak baru yang (kurang) beruntung dapat bergabung di Reg_Gazebo (nama kelas gue) tuh diimport dari Makassar.

Namanya Rizky.
Dan dia selalu diketawain kalo lagi ngomong.

Bukan, bukan gara-gara dia ga punya gigi,
tapi logatnya dia tuh Makassar banget.

Dan misi kami selama ini hanya satu :
mengajari Rizky ngomong bahasa Jawa.
Dan tampaknya belum ada tanda-tanda kalo usaha kami menunjukkan hasil.

Huhh . .

***

Anyway, akhir Juni nanti kelas gue berlibur ke Bali.
Dan gue jadi Ketua panitia nya.

Happy ?
Absolutly NOT !
gue baru sadar kalo jabatan ini sucks.
Tapi sebagai warga negara yang baik, yang terpandang dan tanpa cela,
gue bertekad nyelesaiin tanggung jawab gue dengan baik dan benar.

Lalu, gue akan menjawab tegas kalo tahun depan ditawari jadi Ketua lagi : ENGGAK MAU, TERIMA KASIH.

***

Dan sekilas mengenai Remidy Award,
gue sukses menghindari berbagai remidial hingga saat ini.

Kelihatannya . .
Gue ga bakal menang tahun ini.
(Gyahahaha, YEESS!!)

[+/-] Klik buat Lanjut..

05 Maret 2009

Update 9 : Real Bad Life

Wassup ??

Gue kemaren baru aja sempet buka blognya Bang Dika,
Dan gue nyesel.

Ternyata mahluk ajaib yang dinamakan Raditya Dika tuh kemaren sempet nongol di Acaranya Mr. Arwana : Bukan Empat Mata.

Bayangkan, seorang idola sejuta umat manusia, pahlawan bagi ibu-ibu, dan tokoh yang tersohor dikalangan tukang ojek berkesempatan untuk tampil di acara talkshow nasional..
Tentu ini adalah momment-momment bersejarah yang patut ditunggu-tunggu,
Dan dengan bodohnya gue missed it...


Sampe sekarang gue masih ga tau gimana sih suaranya Bang Dika itu ?
Apakah suaranya gahar, secara dia adalah hasil produksi orang Batak ?
Ataukah seperti yang dideskripsikan dengan bijak oleh Bang Dika sendiri :
‘Seperti suaranya gadis 13 tahun kejepit pintu.’ ??

Sumpah gue penasaran.

Sekarang kayaknya gue maw coba nyari di Youtube.
Mumpung di warnet...

***

Anyhow, gue sekarang masih dalam tahap recover dari sakit yang tiap tahun SELALU menjangkiti gue : ISPA.

Ada yang taw apa itu ISAP ?
Sorry, gue ulangi.
Ada yang taw apa itu ISPA ?

Katanya Om Dokter sih ISPA itu kepanjangan dari Infeksi Saluran Pernafasan Atas.
Capiche ?

Dan gue sakit pada SAAT YANG SALAH.
Sekarang ini gue lagi menjalani UAS, dan dengan indahnya gue sukses tergeletak sakit..
Arrgh, ga bisa mbayangin, gimana hasil ujian gue nanti..
Mana tahun ini gue kembali menemui musuh bebuyutan gue : Trigonometri.
Dan baru tadi pagi gue ngerjain ujian Matematika.

Komentar gue ?
‘AAAARRRGGHH, GIGIT YANG BUAT SOAL !!!!’

Satu lagi kesialan gue tahun ini :
Pada saat ujian, gue sekarang duduk didepan meja guru.
Yep, a bloody position...
Kayaknya sebuah pepatah bijak itu memang bener.
‘Posisi menentukan prestasi.’

Mana nyaman gue kalo tiap ndongak, yang gue lihat adalah tatapan balik guru-guru yang secara gahar mengisyaratkan:
‘Apa Lu liat-liat ? Awas Lu kalo berani nyontek, gue sodok lubang hidung lu biar tambah gede!’

Mengabaikan kenyataan bahwa lubang hidung gue memang gede, gue tetep aja mengirimkan telepati ke sesama temen gue.
Kalo ga gitu, gue berdoa dengan khusyu’, berharap ketika gue membuka mata,
Di kertas soal gue bakal ada cahaya yang memancar terang di jawaban-jawaban yang tepat disetiap nomer soalnya.

Asoi..

***

Oh ya satu lagi,
Pada saat gue lagi hunting nilai hasil ujian gue,
Gue denger kalo hasil ujian bahasa inggrisnya tuh jelek-jelek semua.
Dari kelas XI IPA 1 sampe 3 ga ada yang berhasil melampaui batas nilai minimal.

Hahh ? Whaddefak ??

Dari seratus dua puluh kepala di 3 kelas IPA, ga ada satu pun yang dapet nilai diatas batas minimal ???

Unbelipebel !!!!

***

Huhh...
Semester ini berat sekali...
Udah, sampai disini dulu,
Gue maw ngelanjutin ngetik tugas akhir semester dulu.

Ciao..

[+/-] Klik buat Lanjut..

29 Desember 2008

Update 8 : Stayin' Alive.. Stayin' Alive..

Ehm..
Ayo ngaku !!
Ada yang kangen gue ga ?
Ga ada ? Terima kasih..

Sekarang gue lagi pengin ngeposting di warnet,
Jadi, inilah gue, duduk diantara belasan orang yang mengunjungi warnet.
Gue bertaruh mereka tak satupun dari mereka yang do something important..
Paling puol juga fs-an...

Eniwei, selama gue vakuum ngeblog, ada PULUHAN kejadian yang patut untuk dipergunjingkan (baca : diblog kan), jadi tunggu aja kelanjutannya..

Singkatnya aja dehh..
1. Om Tony, si Manusia kumis, memutuskan untuk melakukan perubahan drastis pada
hidupnya.
Dengan jiwa teriris dan jeritan hati yang pilu, dia telah melakukan
PEMOTONGAN KUMIS !!!!

Yep, sekarang wajah dia telah mulus tanpa bulu...
Dan setelah memotong kumis, Tony tampak seperti memotong umur juga !!
Kayak lebih muda beberapa tahun gitu..

Masalahnya, sekarang gue bingung mau manggil dia gimana.
Dulu ketika kumis kebanggaannya dengan gagah nangkring di atas bibirnya, seluruh umat manusia dengan kompak memanggil : Breeenk !!!!
Kalau sekarang gimana ??

Yah, paling juga dipanggil 'Ex-Brenk'.. (iyah, gue juga tau gue ga kreatif)


2. Gue dengan gemilang mendapatkan (baca : nyogok) Driver License.

Dengan ini, gue telah resmi dengan legal boleh berkeliaran di jalan-jalan selurih Indonesia Raya..
Itu Formal nya.

Ini kenyataan nya :
Berhati-hatilah saudara-saudara, karena seorang maniak berbahaya telah diijinkan untuk mengendarai kendaraan bermotor !!
Lindungi orang kesayangan Anda, dan selalu sedia kartu asuransi jiwa dengan identitas yang jelas di kantong Anda !!

Yep, that's right..
Gue kadang2 (memang) reckless dalam berkendara.
So, be careful guys..
Terutama bagi temen2 gue yang doyan nebeng bareng gue.
HIYAAAHAHAHAHA !!!!! (evil laugh)


3. Temen gue ada yang kembali kesurupan.

Tapi ga massal kayak dulu..
Ceritanya, pas gue ada latihan sebelum tampil Drama,
gue setel background music lewat hape gue.
Tuh hape gue sambungin ke Speaker aktif biar musiknya membahana ke seluruh kelas.
Berhubung tema Drama gue tentang Kerajaan Jawa kuno,
music yang gue setel adalah gending jawa..

Gue selaku sutradara langsung mimpin anak buah gue buat latihan..
Semua berjalan normal.
Jarum jam masih bergerak ke kanan,
Benda masih tetep jatuh ke arah bawah,
Dan Pak Presiden masih tetep marah kalo kepalanya digebuk tongkat..

Tiba-tiba,
Temen cewek gue yang tadinya tidur di mejanya,
Langsung duduk tegap dengan mata setengah terpejam..
Cewek ini, anggap aja namanya Fara, tiba2 aja mulutnya mengeluarkan ceracau gak jelas.
Trus dia diem..
Sekarang sikapnya persis orang pingsan, lemes banget..

Temen sebangkunya udah dengan sikap panik langsung teriak ke arah Cowok2.
TemenSebangkuYangGaJelas: 'Oi !! Tolongin nih, si Fara pingsan !!'

Dan, para cowok yang gagah berani (termasuk gue) dengan sigap ngerubutin..
Gue lihat si Fara memang kaya orang pingsan gitu.
Gue triak2 nyuruh Fara dibawa ke UKS, tapi si Fara sikapnya kayak ga bergeming..
Temen gue yang laen lagi, si Denny yang bisa ngelihat mahluk2 gituan, langsung nggenggam kedua lengannya Fara.

Gue langsung noticed, si Fara tuh seluruh badannya lemes kayak mau pingsan, tapi kedua tangannya tuh menggenggam erat banget.
Nah, si Denny nih berusaha membuka genggaman tangannya Fara, tapi ga berhasil..
Sedang si Fara cuma masang muka ngantuk dan innocent.

Denny kemudian nanya ke Fara
Denny: 'Kamu siapa ? KAMU SIAPA, HAH ??'
FaraYangTerkantukKantuk: '. . .'
Denny: 'Kamu Fara ta ? KAMU FARA ??'
FaraYangTerkantukKantuk: *mengangguk lemah*

Nah saat inilah saudara-saudara,
tiba2 ada yang mberhenti'in musik gending jawa di hape gue.
Dan tiba2 juga, si Fara kayak tersentak kaget.

Dia bingung..
FaraYangSedangBingung: 'Hahh ? Kalian semua ngapain ?'
ParaHadirinYangMenyaksikan: '. . .'

Gak berselang lama, ada guru dateng, trus ngantar Fara ke UKS..

Dan, gue ragu2 ngelanjutin latihan drama gue..

Pas si Fara kembali dari UKS, dia cerita..
Saat dia tiduran di mejanya, dia sekilas ngeliat ada anak cewek pake baju kebaya hijau di korridor luar kelas..
Pas tidur, dia rasanya nyamaaan gitu ndengerin musik gending jawa gue..
Dia ngaku ga kedengeran ada anak2 yang teriak2 ngurusin dia, Fara cuma denger ada gending jawa yang mengalun dan membius..
And so on, Tiba2 musik gending jawa nya berhenti, dan dia liat banyak anak yang kerubutin dia..

***

Well, itu lah kelanjutan kisah mistik yang terjadi di The Haunted Skul, Smanivda..
Jadinya gue sekarang ngeri2 sendiri kalau ngliat 'Gending Jawa' di MusicPlaylist hape gue..
Tapi gag gue hapus tuh gending, eman...

Trus Drama gue gimana ??
Kalo Anda bertanya gitu ke gue,
gue dengan kalem menjawab :
'Drama gue sucks ! Ancur lebur..'

[+/-] Klik buat Lanjut..

14 November 2008

Update 7 : Paranoia Setana

Yeaahh, hari ini gue berhasil menyelamatkan 1 document yang seharusnya gue post setelah Update 6 : The Satanic Chronicles.

Walau tertunda, tapi gapapa, yang penting mars-on-somewhere bangkit kembali.

So, here we goes..


***

Hyahahaha..
Smanivda !
Smanivda tersohor ke seluruh Indonesia Raya !
MERDEEKAAA!!!!

Peristiwa 29 – 30 kemaren tuh bener” melegenda..
K . E . S . U . R . U . P . A . N
M . A . S . S . A . L
Yeah..
Dengan event maha dahsyat tersebut,
Smanivda telah membukukan rekor :
Tampil beberapa detik di berbagai TV Nasional !
Hiyahiyahaha !! ( Ketauan banget kalo kami” itu jarang masuk tipi )
Smanivda telah terkenal..
Dengan berita yang sebenarnya tidak membangga-banggakan banget.

Walaupun begitu, SAYA TETAP BANGGA.
Selaen tipi, masuk juga di koran”, radio, dan online-cyber-news..
Ketawa lagi ah,
HYAAHAHAHA..

***

Jadi, akhir dari kejadian yang menggemparkan tersebut sebenarnya cukup simple.
SETIAP HARI kita 1 sekolah ngada’in ISTHIGOSAH MASSAL, untuk mendoa’kan arwah” yang mendiami Smanivda semendjak doeloe kala.

Dan, tampaknya manjur berat..
Smanivda kembali damai, tentram, dan penuh cintaa..

Sekalian nambahin, ternyata yang jadi korban pas hari Kamis tuh ada sekitar 21 orang !
Jadi setelah 11 korban, (seperti yang gue sebutin di post sebelumnya) nambah lagi yang kerasukan..

That was a freaking awesome !!
21 victims..
Dan tampaknya peristiwa ini bikin sekolah” lain di Sidoarjo jadi paranoid.
Sabtu kemaren, sekolah Adek” gue ngadain isthigosah juga,
pada takut ketularan rupanya..

***

Peristiwa di sekolah tuh juga membawa perubahan buat gue,
Sekarang gue lebih aware, lebih menyadari, kalo kita TIDAK SELALU SENDIRI.
Kesimpulannya : sekarang gue lebih WASPADA terhadap hal” yang sebutan kerennya adalah Metafisika..

Contoh konkritnya gini,
Hari sabtu-minggu kemaren gue diajak liburan bareng Om gue ke Gunung Bromo.
Karena gue gak pengin mengalami yang namanya otak-hangus-terbakar-karena-terlalu-banyak-berpikir-pelajaran-sekolah,
gue langsung minta ikut aja.
Refreshing..

Om Baron, (yuph, bener sekale, Baronnya Baron Soulmates. Kaget ya, keluarga gue tersohor semua ?) dateng beserta 1 keluarganya dari Jakarta. Dan gue beserta seluruh keluarga gue juga pengin ikut ke Bromo.
Ini berarti, ada 2 keluarga inti Mangkudihardjo (sumpah, ningrat abiss..) yang bakal melakukan wisata ke Bromo dengan riang-gembira.

Dan, kata ‘riang-gembira’ dengan cepat menjadi luntur pas gue udah sampe di hotelnya bromo.
Pas gue sampe di hotel malem”, kesan manis pertama yang gue dapet adalah :
AAARRRGGHH.... DINGIIIN BANGEEETTTT !!!!!

Saking dinginnya, snack yang gue bawa dari Sidoarjo ampe menggelembung, bungkusnya kayak maw pecah.
Selaen itu, gara” udaranya dingin banget, lantai kamar hotelnya jadi ikutan DINGIN BANGET. Saking dinginnya, kita sampe harus pake sendal kalo ga mau kaki kita nempel beku di lantai.

Trus, hal kedua adalah, hotelnya terletak di lokasi (yang katanya staff hotel) Sakral..
Kalo gue yang bilang, ANGKER.
Dan itu udah gue rasain sejak di tempat parkir.
Sumpah sepi abiss..
Padahal belum larut malem banget.

Pas ortu gue masih ngurusin barang bawa’an,
Gue,dengan kunci digenggaman, langsung berhambur ke kamar hotel gue.
Pas pertama buka kamar, gue otomatis ngucapin ‘Assalamu’alaikum’, dan ruangan gelap gulita menyambut gue.
Setelah grepe” dinding nyari saklar lampu,
Akhirnya lampu ruang tamunya nyala terang..
Gue lihat tuh kamar dindingnya bercorak bambu, macam gubug tengah hutan terpencil gitu..
Uhh.. first angker imppresion.
Trus, gue menuju kamar mandi, and nyala’in lampunya.
Habis itu, gue mbuka pintu kamar tidur, dan kembali gue disambut ruangan gelap.
Secara aneh, gue dapet second angker imppresion mendadak.
Trus gue otomatis ngucap salam lagi, Assalamu’alaikum..
And, pas gue nyala’in lampu kamar, tiba” SELURUH LAMPU YANG ADA DI RUANGAN KAMAR HOTEL GUE PADAM, AND SELURUH GEDUNG HOTEL BAGIAN SELATAN JUGA IKUTAN PADAM SEMUA !!!!

AAARRGHH, GUE BERADA DITENGAH KEGELAPAN PEKAT, SENDIRIAN DI KAMAR NAN ANGKER !!!

Tapi gue ga panik, dengan jiwa cool, tenang, dan bolak-balik kejedot tembok, gue berhasil lolos dari tempat maut itu.
Tapi tiba” seluruh lampunya nyala lagi !!!

Hah ?? Whaddefact ??

Gue cuman bisa bengong.

Kayaknya tuh penghuninya memberi salam penuh persahabatan ke gue..
Dan selama gue di kamar tuh, gue selalu sebisa mungkin menghindari masuk kamar tidur..
Beneran, HORROR abiss..
Mana seluruh perabotnya ada aksen” Tengger lagi, malah bikin gue jadi parno kalo ditinggal sendirian di kamar..

***

Well, sorry banget gue sekarang jarang ngeposting yang baru..
Ini pun dalam rangka yang mana mengenang dan turut berkabung daripada komputer saya yang telah wafat dengan damai..
Mengetahui kenyataan pahit ini,
Gue dengan tatapan kalem,
Dan dengan menarik nafas panjang,
Teriak :

‘KAMPRET, DASAR KOMPUTER MURTAD !! GUE LAGI BUTUH, LU MALAH RUSAK !!’

Yahh, hidup memang unpredictable..
Jadi, tampaknya blog gue ini akan tetap berusaha eksis dengan penoeh perjoeangan.
Berjoeang untuk merayu beli komputer baru ( kalo bisa yang proccesornya Quat-Core, hiyahaha ),
Berjoeank untuk meminta tambahan duit buat ngepost di warnet, (yeeeaaahhhh)
Berjoeank untuk menghindari remidy award, (yeeeaaaahhh!!!!)
Berjoeank demi mars-on-somewhere !! (YYEEEAAAHHH!!!!!)

[+/-] Klik buat Lanjut..

07 November 2008

Death 1 : Permohonan Ampun

. . .

. . .

Well, it is a bad news, guys..

Huhh..

mars-on-somewhere.blogspot akan mati suri..

Tidak..
Tolong, jangan menangis..
Tak usah meneteskan air mata dan air liur..

You know, seperti dalam filmnya Silvester Stallone pas dia jadi Rambo dan meyakinkan teman-temannya kalo dia pasti kembali dengan 1 batalyon bala bantuan :
ngomong I'LL BE BACK, dengan bibir monyong-monyong..
I'LL BE BACK...
I'LL BE BACK...
(monyong-monyong)

So be it, mars-on-somewhere akan meninggalkan para pembaca..
Mungkin ga bakal lama..
Well, 1 month ?
4 weeks ?
30 days ?
Who knows ?

Ga usah panik,
Ga usah cemas,
Jangan kuatir, blog gue PASTI AKAN SEGERA UPDATE KEMBALI.

Farewell...
And see you (real) soon..

[+/-] Klik buat Lanjut..

30 Oktober 2008

Update 6 : The Satanic Chronicles

Huhh..
What a day...

Dihari kamis nan tentram ini, gue dijadwalkan kena 2 ulangan, plus 1 Try Out.
Yeahh..
A combo of 1 ulangan, 1 remidial, dan 1 Try Out dengan 3 pelajaran yang diujikan.
Intinya, hari ini gue harus sudah mempelajari 5 pelajaran yang berbeda.
Inti dari intinya, otak gue mojrot..


Semalem penuh gue belajar puluhan materi” yang berbeda,
demi menghindari terkena sesuatu yang namanya Remidi.
Secara gue ikut nominasi Remidy Award (baca post sebelumnya),
Sekarang gue dengan resmi BERPERANG melawan remidial..

Tapi, mengapa gue sudah kena 1 remidial ? mengapa ? MENGAPA ??

Dengan otak yang kepenuhan informasi, pagi ini gue berangkat sekolah.
Okay, waktunya membuktikan ketajaman otak Professor Mars..
Pertama-tama, gue kena remidial FISIKA.
Saat menjelang waktu remidial,
Ternyata remidialnya tidak dilaksana’in di sekolah, melainkan Take Home Test..
Oowwh.. syukur deh..
Beban gue berkurang 1..
Segera setelah guru gue ngomong kayak gitu,
Gue langsung buka pelajaran yang jadi materi ulangan selanjutnya, BIOLOGI.
Dan kegiatan belajar mengajar pun dilanjutkan..
Tapi gue ga seberapa perhati’in, gue sibuk belajar biologi.

Dan tiba-tiba..

Terdengar sayup-sayup gema orang menjerit dikejauhan..
yang ini gue juga ga seberapa peduli, masih sibuk belajar biologi.
Dan..
Melalui speaker sekolah, guru fisika yang ngajar gue dipanggil ke UKS..
Setelah guru gue pergi, tiba-tiba anak” sekelas berhamburan ke koridor kelas.

Kelas gue, XI IPA 1, ada di lantai 2.
Menghadap langsung ke lapangan tengah.
Jadi bisa ngelihat seluruh ruangan sekolah.
Dan gue ngelihat ada kerumunan orang di depan UKS sekolah.

Dan gue langsung paham..
Ada anak yang kesurupan.
Yuph, KESURUPAN. Kerasukan mahluk halus.
Kayaknya mulai jadi trend deh, di Smanivda.
Hari Rabu kemaren juga ada anak yang kesurupan,
Dan ini yang menarik, kesurupan MASSAL.

Kemaren tercatat 8 siswa yang jadi korban.
Kebanyakan sih cewe’.
Mereka semua digotong ke UKS, trus guru agama dipanggil.
Dan tampaknya ada ritual pengusiran setan di UKS itu.
Gue ga sempet ngeliat, soalnya kemaren pas insiden kesurupan itu dimulai,
Gue lagi terjebak ngerjain ulangan BAHASA INDONESIA.

Dan kayaknya ritual itu sukses,
Banyak yang jadi normal lagi.
Untungnya itu udah waktu pulang sekolah, mereka langsung dikirim pulang.
Dan pihak sekolah pun mengobrak-ngobrak murid”nya untuk langsung pulang,
Biar ga nambah korban baru lagi.

Itu kemarin.

Hari ini,
LEBIH HEBOH LAGI.
Gue, yang ngrasa belajar biologinya terusik, ikut”an nonton para korban yang digotong ke UKS.
Pertamanya 2 anak, trus nambah lagi, lagi,lagi, dan lagi.
Semua murid yang kesurupan tuh dibawa ke UKS, dan ritual pun kembali dimulai.
Lama kelamaan, UKS nya PENUH orang kesurupan.

Korban” baru pun dialihkan ke ruang TU.
Dan jeritan” histeris pun mewarnai Kamis yang tentram ini..
Gue sih mbayangin aja, kalo yang kena kesurupan tuh punya bakat nyanyi Rock,
Pasti jeritannya kayak vokalisnya band SERINGAI..
Pas kesurupan, njeritnya

‘CIITRRAAA..!!!! NNATTURAAAAAL.. !!!!’

Gokil abiss..

Dan pagi itu, kita ga ada pelajaran.
Segenap guru dikerahkan untuk menyembuhkan para korban.
Malah, gue denger ada reporter JTv & Trans7 yang secara ajaib nongol di Smanivda.
Pas banget mommentnya.

‘SEKOLAH SMANIVDA, SEKOLAH TERKEREN DI SIDOARJO RAYA, PADA HARI INI MEMPERSEMBAHKAN SATU FASILITAS BARU, SUATU LIFE EXPERIENCE MENDEBARKAN DALAM HIDUP ANDA : KESURUPAN !!
NAMUN BILA ANDA GROGI SENDIRIAN, BAGAIMANA DENGAN KESURUPAN MASSAL ? GANDAKAN KESENANGAN ANDA BERSAMA PASANGAN ANDA. DAPATKAN, HANYA DI SMANIVDA !!!’

Keren abiss..

Lengkap banget deh SMA 4 nih.
Tambah cintahh gue sama Smaniv..

Tapi..
Ternyata pas gue lagi nulis post ini, BERITA TENTANG KESURUPAN DI SMANIV SEDANG DIPUTER DI TIPI-TIPI !!
Anjrit !!!
Arrrgh.. gue gag sempet liat gara” sibuk nulis post..

Dan yang lebih sial lagi, gue hari ini LUPA GA BAWA HANDPHONE.
Jadi ga bisa foto momment” yang langka ini.
Kan kalo ada fotonya, bisa gue pajang disini..

AAAARRRGGHHHH !!!!!!

***

Untuk menghindari bertambah banyaknya korban, sekolah memutuskan untuk memulangkan seluruh muridnya.
PULANG PAGI !!!

Tapi..

Tapi..

ANJRIT, SIAL BANGET, GUE UDAH SUSAH-SUSAH BELAJAR SETENGAH MATI, MALAH DISURUH PULANG PAGI !!!!

Sungguh, suatu kesia-siaan..

Tapi okelah, gue pulang..
Tapi sebelumnya gue nyari” informasi tentang kejadian itu ke Jaringan-Maha-Luas-Nan-Terpercaya, temen” gue.

Dan gue dapet informasi,
Kalo kemaren tuh ada anak kelas 1 yang mbakar uang di kamar mandi cowo’.
Gag taw mahluk”nya tersinggung ada uang dibakar atau apa, yang jelas,
Mereka MURKA.
Dan anak tadi dirasuki..
Dan kejadian ini menyebar ke anak-anak lainnya..
Hingga hari ini..
Untuk hari ini, total korban ada sekitar 11 anak.

Dan gue gag bisa mbayangin, gimana BESOK...
Yeah, Welcome to the haunted school, SMANIVDA.
Hyaghaghaghahaa...

[+/-] Klik buat Lanjut..

Update 5 : Ratapan Hati Seorang Pelajar Imut

Hah hah hah…

Akhirnya..

AT LAST...

Gue punya kesempatan buat ngeblog..

Ditengah hantaman bencana badai yang berwujud TUGAS SEKOLAH yang bertubi-tubi,
Gue ternyata masih survive dengan mulut penuh busa dan mata juling..


Sungguh, keadaan gue saat ini mirip banget kayak Aming yang ga pernah dapet makan 30 tahun, trus disuruh kerja rodi bikin jalan Sidoarjo – Jayapura.

Kuruss abiss...

Jadinya, kalo gue megang benang, trus jalan di tengah lapangan yang berhembus angin kenceng dikit, gue bisa terbang tinggi..
Akulah Mars!! Si Manusia Layangan !!

***

Selaen azab bernama Tugas-Tugas Sekolah, ada juga bencana laennya :

Musim Ulangan.

Biar lebih dramatis, gue ulangin lagi,

MUSIM ULANGAN.

(Jeng Jeng Jeng Jeng...)

Ya, a bloody musim ulangan..
Dan gue menjalaninya dengan otak berdarah-darah..
Gue sekarang juga resmi memiliki profesi yang baru :
Pelajar Yang Berperang Melawan Remidial.

Dan tampaknya tahun ini gue bakal nerapin sistem yang sama kayak tahun lalu..
Sebuah event yang sangat inovatif, edukatif, dan menggemparkan dunia pendidikan :

We Proudly Announced A Relaunching of A Great Event, Called..

REMIDY AWARD

Yuph, benar sekali saudara-saudara..
Remidy Award, sebuah program yang mampu melecut para pelajar yang amat-sangat-bodoh-sekali untuk menjadi pelajar yang bodoh-sekali.
At least, yang penting ada (sedikit) peningkatan.

Jadi cara kerjanya gini,
Para nominee yang masuk nominasi Remidy Award akan terus dipantau,
Ralat, saling memantau,
Nilai-nilai ulangan yang didapat selama 1 semester..
Dan, pada akhir semester, akan dilihat perolehan remidial masing” nominee..
Nominee yang mendapatkan remidial terbanyak,
MENANG.

(or actually, Lose ??)

Pokoknya, si Pemenang tadi telah membuktikan bahwa dirinya adalah pelajar dengan perolehan hasil nilai ulangan jelek terbanyak dalam periode 1 semester.
Daaaan....
Ini yang asyik,
Si Pemenang (atau korban, kalo menurut gue) WAJIB mentraktir para nominee yang gugur dan kalah (yang menerima kekalahan dengan penuh sukacita)..

Jadi conclusion-nya,
Udah sedih abiss gara” dapet nilai jelek”, disuruh ntraktir pula !!
Kayak udah jatuh dari pohon, ketimpa dahan patah, jatuhnya tuh dahan pas kena ‘anu’nya. Trus, udah teriak aduhaduh, eh ga da yang nolongin.

Pokoknya Amat Sangat MENGENASKAN..

Jadinya, para nominee justru berlomba-lomba untuk TIDAK menang..

Yak, benar” cara efektif untuk memaksa pelajar untuk menjadi alergi dengan suatu hal bernama remidial.
Jadi berusaha mati-matian untuk menghindari remidial.
Bagai semut yang menghindari jalan bareng sama gajah.

Tahun lalu ?
Tentu bukan gue yang jadi Pemenang Remidy Award edisi tahun 2007 – 2008
Hohohoho..

***

Disaat masa” kritis dalam menahan gempuran tugas-tugas sekolah,
Alter Ego gue,
Professor Mars,
Sangat membantu sekali..
Jadi kalo Professor Mars udah keluar, gue jadi amat-sangat-rajin-bagai-tak-memperdulikan-waktu.
Namun yang disayangkan, gue berubah jadi Professor tuh kalo kepepet aja.
Misal : kalo besok ulangan, kalo besok Try Out, kalo besok UNAS, kalo besok deadline tugas dikumpulin.

Dan yang lebih parah, si Professor baru keluar setelah pukul 19.00 , pas gue habis ndengerin Prambors Kingdom di radio.
Dan terus berlanjut ampe tugas yang gue kerjain selesai, ga peduli sampe dini hari atau gue jatuh ketiduran..

***

Huh...
Berat sekali perjuangan anak IPA...
Tiap hari selalu ada tugas baru..
Ga ada luangnya..
Huhuhu..

Anyhow, gue sekarang malah udah terbiasa jadi orang super-sibuk kaya gini.
Bahkan mulai ngerasa enjoyed..
Jadi sorry banged kalo gue jadi jarang ngepost..
Udah dulu, udah maw jam 19.00 nih,
Bentar lagi gue bakal bertransformasi jadi mahluk dengan tingkat intelligensia setara dengan (keponakannya) Albert Einstein..
Smell ya later..

[+/-] Klik buat Lanjut..

21 Oktober 2008

Update 4 : The Madman Attack

Gini nih, repotnya kalo udah terkenal..
Buanyak banget yang pengin tau caranya kasih comment di blog gue..
Oleh karena itu, sebagai warga negara yang baik tanpa cela, berbakti kepada orang tua dan gemar menabung, gue akan kasih tau kepada para pembaca yang sangat bodoh hingga belum tau cara ngecomment di blog gue yang tiada duanya ini.


1.Nyalain komputer
2.Connect ke Internet ( yang belom ada, nabung dulu, habis itu baru daftar koneksi internet )
3.Buka blog favorit yang maha keren nan tersohor ini.
4.Pilih postingan mana yang maw di comment.
5.KLIK judul post nya.
6.Nah, di akhir post, akan nongol pilihan untuk ngecomment post tersebut.

( Iklan layanan masyarakat ini dipersembahkan oleh Ditlantas POLRI )

***

Uhhh...
Minggu ini gue udah masuk skulah lagi..
Kembali menjadi pelajar imut innocent rajin nan teladan.
Tapi yang beda, kali ini gue dikejutkan oleh fakta yang tak terbantahkan lagi :
TUGAS-TUGAS SEKOLAH MASIH MENGANTRI UNTUK DIKERJAKAN !!!
Fyuuuh... HAH...!
Namun percuma, mengambil nafas panjang kaya’ barusan juga ga berguna..
Saking pusingnya, gue sampe megang kepala dan geleng – geleng perut..

Tapi...
Jangan menyerah, Mars !!
Tabahkan hatimu, tegarkan pendirianmu !!
Tunjukkan bahwa sesungguhnya kau siswa Smanivda yang handal, bandel, irit, dan garansi 3 tahun !
( Background music : ‘I Will Survive, I Will Survive.. Yeah, yeah..’ )

***

Kali ini gue pengin mbahas soal ‘Madman’.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia ala Mars,
‘Madman’ berarti gendheng ; gila ; temennya Pacman ; tidak waras.

Menurut Professor Mars,
Madman berarti hilangnya kemampuan berpikir untuk membedakan hal yang logis dengan hal yang tidak logis yang disebabkan karena adanya kerusakan pada otak.
*terdengar gumaman Mars dikejauhan : Yess, tumben gue pinter*

Pengalaman gue dengan kaum madman ini terjadi sudah lama...

Pada suatu hari..

Nggak jadi, capek klo cerita pake bahasa resmi macam itu..
Yang biasa aja.

Sewaktu gue kelas IX SMP, gue ikut Lembaga Bimbingan Belajar di deket rumah gue.
Alasan kenapa gue demen ikut les disitu sebenarnya simple, soalnya tuh LBB deket, and banyak temen Skulah SMP gue yang juga ikut LBB disitu.
Kalo banyak temen, otomatis lebih nyaman.
Why ?
Pas kalo ada pelajaran yang ga nyambung ma otak gue, gue bisa ngobrol” ma temen” gue..
Selaen itu, kadang” pas habis pulang les maghrib”, kita mampir ke warung nasi goreng bareng”. Kalo ga gitu, nongkrong” dulu..
Bergembira ria lah pokoknya..

Nah, pada suatu hari, pas selesai les, kita” nongkrong di jalan belakang tuh LBB.
Kan LBB nya letaknya di perumahan, pas sore gitu ga rame” amat, sepi malahan..
Dari antara 3 temen SMP gue itu, ada 1 yang bawa sepeda motor.
Yang laen sih pake sepeda pancal.

Ga tau kenapa, sore itu birahi kejahilan gue meningkat..
Kunci sepeda motor temen gue ( anggap aja namanya Bigray ) gue sembunyiin.
Tuh kunci gue taruh di atas Kentongan yang tergantung di Poskamling deket situ.
Di pojok’an jalan tergeletak ada bapak” lagi tiduran dengan manisnya di trotoar.
Pas kita semua mau pulang, si Bigray bingung nyari kuncinya.
Ngeliat gue senyum” penuh kenistaan, dia tau kalo gue yang sembunyiin kuncinya.
Dengan tatapan tajam, penuh wibawa dan sedikit ngiler, dia mengultimatum agar gue mbalikin kuncinya.
Karena gue orang yang berbudi luhur, gue langsung beranjak ke Poskamling.
Setelah ngambil tuh kunci, kuncinya gue angkat and gue teriak nyaring

‘Ooooiii, nih kunci sepeda motor Lu !!! Ambil sini !!!!’

Dan tiba-tiba gue njerit betulan.
Tangan gue yang menggenggam kunci terasa panas, ada yang nyakar tangan gue.
Gue noleh 180 derajat dan terperanjat.
Ada bapak-bapak kumal dengan penuh nafsu pingin ngerebut kunci ditangan gue !!
Nafasnya tersenggal-senggal, matanya melotot, dan warna kulitnya ijo ( yang terakhir gue ngaco )

Professor Mars bersabda :
Dan begitulah saudaraku, disaat panik seperti ini, manusia akan mengeluarkan enzim yang disebut Adrenalin. Adrenalin menyebabkan jantung bekerja lebih keras, dan memompa lebih banyak darah ke otak. Hasilnya, gue langsung bisa berpikir jernih nan cepat.

Tetapi tampaknya Adrenalin tidak berguna untuk kemampuan Linguistik. Bayangin aja, pas otak gue bekerja keras berpikir Siapakah orang ini ? Ngapain orang ini pengin ngerebut kunci ? Kapan Indonesia makmur ?, mulut gue malah berulang-ulang bunyi :

Gue : ‘Loh, kenapa Pak ? kenapa Pak ? kenapa Pak ?’
OrangTakDikenalNanKumal : ‘Grrrr....’

Dan selama beberapa detik lamanya gue terus ngulang” perkataan tuh.

Akhirnya mulut gue capek,
Gue langsung noleh kanan-kiri nyari bantuan warga. Tapi gue ga ngeliat ada orang dewasa sekitar situ. Maksud gue, kan kalo ada orang dewasa, gue bisa njerit TOOLOOONG!! Dan massa akan berdatangan untuk mengeroyok orang gila tuh.

Sadar gue ga dapet bala bantuan, sifat Heroik temen gue si Karim muncul.
Dengan tampang gahar dan alis menyatu, Karim melancarkan jurus Tendangan Kaki Jerapah Ngamuk.

Untungnya, setelah ditendang Karim, tangan gue terlepas dari genggaman orang gila tadi.
Karena kena cakar binal orang gila tuh, tangan gue berdarah-darah.
Setelah terhuyung-huyung, orang gila tadi langsung ngeluarin suara aneh and masang kuda” bagaikan master kung fu, tapi jadinya malah kliatan kaya’ jagoan betawi lagi sakit encok.

Gue ma Karim sempet bengong ( baca: terkesima ) ngeliat posisi orang gila tuh.
Namun, Adrenalin gue mengintervensi.
Setelah sadar dari kebengongan yang memabukkan itu, gue langsung teriak dengan percaya diri :

‘LAAARRRIIII !!!!!’

Dan kita berempat langsung semburat melarikan diri dari serangan membabi buta dari jagoan betawi itu..
Setelah lari pontang-panting, kita sampe di parkiran LBB.
Dengan wajah penuh iler, gue mbalikin tuh kunci sialan ke Bigray.

Dengan tangan berdarah-darah, gue pulang.

Gue akhirnya menyadari, infeksi di tangan gue menyebabkan efek samping :
Gue jadi bertambah PINTAR !!
Semenjak itu gue bisa bermutasi menjadi Professor Mars..
Uuooogghhh !!!!
Jadi Saudaraku, selain minum Tolak Angin, ternyata anda juga bisa menjadi pintar dengan cara membiarkan tangan anda dicakar oleh The Madman !!
Well, tentu resiko ditanggung sendiri.
Bisa jadi anda malah terkena Rabies setelah digigit The Madman, Who knows ?
Waspadalah ! Waspadalah !

[+/-] Klik buat Lanjut..

09 Oktober 2008

Update 3 : Greetings, Mr. Kebab!

Para pembaca yang (namanya) Budiman…
Minal Aidzin yah....?
Kalo ada yang kenal ma gue, gue minta maaf atas segala kesalahan gue yang (semuanya) disengaja maupun sama sekali gag sengaja.


Puasa dah selesaiii...
Dan kita bisa makan secara brutal lagi !
Yeeey !

Ngomongin tentang makanan,
Kalo yang udah baca post” sebelumnya pasti tau Tony, mantan temen sekelas gue yang punya bakat dibawah hidung diatas bibir.
Naah, banyak yang kepingin taw mukanya anak ajaib yang satu ini.
Makanya sekarang gue kasih pamer foto dia.
( demi keamanan umat manusia, foto tidak menampilkan wajah keseluruhan )


Om Tony, pionir safety riding tanah air.


Jadi, Om-om ini punya bisnis baru akhir” ni.
Dia sekarang jualan Kebab...
Lebih tepatnya, Keluarganya bisnis stand Kebab di Alun” kota.
Pertama kali dikasih taw, gue terkesima..
Oh... Wow.. Apa itu Kebab ?
Jujur, selama hidup gue yang penuh penderitaan ini, gue gag pernah tau apa itu yang dinamakan Kebab itu.
Gag pernah beli, gag pernah liat, pokoknya gue total blind about Kebab.

Sekarang Tony jadi sering banget promosiin Kebab nya dia kalo dia lagi chatting ma gue and temen” gue.
Maka sejak itu gue manggil dia Mr. Kebab.
Temen gue yang namanya Wildan terjerat oleh jebakan-licik-berkedok-promosi-kebab-oleh-setan-berkumis itu..
Wildan pengin tau gimana sih cara buat Kebab itu..
Dia minta dijelasin caranya langsung kepada si Tony.
Dan gue yang mencium adanya kesempatan makan kebab gratis, langsung minta ikut.

Siangnya, gue ma Wildan udah siap sedia di rumahnya Tony.
Dan dimulailah acara cooking lesson yang mengenaskan tersebut.
Tony, yang dengan penuh kebanggan menyebut dirinya Master Chef, bilang kalo pada dasarnya, kebab itu makanan yang terdiri dari tortilla (kaya kulit pangsit tapi beda) dan toppingnya yang macem”.
Lha kalo Kebab, toppingnya pake daging..

Berhubung ga ada pemanggang, Tony mutusin kalo toppingnya diganti sosis goreng aja.
Para apprentice nya ( gue dan Wildan ) cuman angguk” aja.
Dengan gaya yang bisa menyaingi Rudy Choirrudin, Tony nyiapin bahan” nya.
Dia ambil 1 tortilla, trus dikasih mayones, sambel, & saus tomat.
Trus dia potong” Timun, Bawang bombay, plus Lettuce.
Si Wildan disuruh masak sosisnya, dan dia melakukannya dengan penuh penghayatan..
Tony campurin tuh sayuran and sosis-yang-dimasak-dengan-penuh-penghayatan diatas tortilla, dan ditambahin lagi pake mayones..

Kemudian Tony mulai gulung tuh tortilla, gayanya sih meyakinkan.
Setelah selesai menggulung dan menyeka keringat,
Tony berkata lirih :

Tony : ‘Kok bentuknya gag jadi ya ?’
Gue & Wildan : ‘. . .’

Emang gue lihat tuh Tortilla-Sosis malah kaya ommelet.
Wildan malah bilang kalo tuh Tortilla jadi mirip Lumpia.

Nih dia foto-fotonya :


Sulap ! awalnya lumpia..



...berubah jadi Ommelet !




Pasangan serasi, sehidup semati. Balada Cinta Tortilla-Sosis dengan HP 6681



Master Chef in Action



Kelinci percobaan : Wildan dengan gagah berani mencoba makan Tortilla-Sosis


Bagaimanakah rasanya ???
Jangan tanya saya !
Sumpah, setelah melihat ‘keprofesionalan’ Tony dalam menyiapkan tuh Tortilla-Sosis,
Gue ga berani nyoba’ makan..
Takut kalo ada apa”
Kalo gue keracunan kan ga seru...
Jadi yang makan tuh Tortilla cuma Wildan and Tony sendiri.
Setelah gue tanya komentarnya, Tony njawab :

‘Penyesalan..’

Dia kembali berbicara dengan lirih :

‘Asli, tuh tadi tortillanya kebanyakan bumbu mayonesnya.. Rasanya jadi aneh..’

Dan gue yang gag ikut makan, langsung sujud syukur..
Setelah beberapa saat, gue tanya ke mereka :

‘Err.. Ada yang udah kena serangan penyakit pencernaan ?’

Mereka menggeleng..
Oh, syukur deh.
Stock persediaan temen gue ga berkurang..
Mereka tidak apa’ setelah memakan hal absurd itu.
Mereka baik” saja.
Tetapi kalo dipikir”, ada 1 yang mengalami kesialan...

Mau tau ?


Mutilasi Tortilla..


Tortilla-Sosis : ‘Aaaaaaaaaaahh !!!!!’
HP 6681 : ‘Tidaaaak !!! Sayangku !! apa yang mereka lakukan kepadamu ???’

[+/-] Klik buat Lanjut..

26 September 2008

Update 2 : The Stupidity of An Idiot Bloon Man

Well, minggu ini gue bawa’annya nostalgiaaa mulu.
Kan ceritanya gue lagi libur, dirumah nganggur..
Iseng-iseng sih nyoba’ internetan dirumah pake hape.
Kebanyakan kalo sekarang orang ga bakal mau keluar rumah, Its so damn HOT.
Ya gitu itu, jadi gue dirumah kerjaannya cuman Mandi-Makan-Boker-Maen hape.
Gituuu terus sepanjang minggu.


Ternyata, setelah diteliti..
Dan dicermati..
Dan diamati dengan seksama..
Kehidupan liburan gue sungguh-amat-sangat-membosankan-sekali..

Mungkin satu-satunya hiburan gue cuman mantengin hape yang dibuat internetan, atau kadangkala maen balap keong.
Selaen minim hiburan, liburan kali ini gag kaya’ liburan” yang sebelumnya.
Kalo sekarang sih, tidur gue ga bakal bisa lelap banget.

Why ?

Tugasnya itu lho bo’, idiiih amit-amit..
Najis deh banyaknya...
Jadi intinya, liburan ini kita lewati dengan gelisah.
Not a pure vacation, when the shadow of assigment lurking around..
Aaargh..

Apa lage kalo tugas kelompok..
Kalo liburan Idul Fitri gini sih temen” gue yang laen udah pada semburat semua..
Gimana bisa selesai ?
*terdengar erangan Mars dikejauhan*

***

Okey enough curhat and begin to our main topic.
Kali ini gue mau cerita soal kejadian bodoh gue yang sangat bodoh.

Pas itu gue lagi lulus kelas 1 SMA.
Gue sih seneng banget bisa naek kelas,
Malah semestinya saat” itu adalah momen yang patut dibanggakan oleh segenap warga Indonesia !
Bayangin aja, Jaya Suprana sampe nangis” terharu pas ngasih Paiagam MURI buat gue.

Para reporter dengan antusias memberitakan kejadian yang menghebohkan dunia anak-anak ini.
‘SEORANG SISWA DI SIDOARJO AKHIRNYA BERHASIL NAIK KELAS DENGAN GEMILANG SETELAH 14 TAHUN MENJADI SISWA KELAS 1
DI SMA 4.’ Lapor seorang reporter.
Dia menambahkan, ‘PARA GURU DIKABARKAN AKAN MENGADAKAN SEBUAH ACARA SPEKTAKULER UNTUK MERAYAKAN KEJADIAN BERSEJARAH INI. BAHKAN BAPAK PRESIDEN SEMPAT MENGUCAPKAN SELAMAT SECARA PERSONAL KEPADA SISWA TERSEBUT KETIKA BELIAU MEMIMPIN RAPAT KABINET PAGI INI.’

Enggag mungkin lah.

Setelah yakin gue naik kelas,gue dateng ke skul buat tanya, gue masuk IPA kelas yang mana ?
IPA 1 kah ?
2 ?
3 ?
sayang semuanya... <-lagu anak-anak, jangan ditiru. Di skul pagi itu cuman ngumpul sedikit anak yang dari kelas gue dulu. Mereka cuman kumpul” sambil nggosip ga penting gitu. Gue gabung sama mereka. Menurut kabar burung dan juga kabar semut, kalo mau tau kita ditempatin kelas yang mana, kita harus tanya sama guru tertentu. Nah yang parah, guru yang dimaksud adalah guru TATIB. Anak” yang lain sih ragu”. Mereka malah ribut sendiri buat nentu’in anak yang (kurang) beruntung untuk disuruh tanya’ ke beliau. Gue sih cuek aja, gue langsung ngeloyor masuk. Di koridor, gue ketemu sama Karim, temen gue. Karim dengan senyum” mesum langsung nyerocos

Karim: ‘Oi, oi, lu masuk kelas XI apaan? Gue tadi udah tanya,and gue masuk XI IPA 1 !!’
Gue: ‘Hah ?? Beneran ?? Wah, gue masuk kelas mana yah ??’
Karim: ‘Tanya sendiri ajah. Tuh gurunya diruang TATIB.’

Pas itu si Irfani, temen gue yang laen lagi, pas nyamperin. Langsung dia gue rekrut buat menjadi bala bantuan untuk menghadapi guru TATIB tuh. Sebenernya gurunya itu gag jahat, gahar atau giamana, tapi cuman sangat strict dan disiplin banget ajah. Jadi anak” yang lain yang takut atau gimana.
Kalo gue bilang sih orangnya asyik tapi agak kaku aja.
Nama beliau semestinya Bpk. Djatmiko, ngajar Fisika.
Tapi dengan sotoy nya anak” yang laen manggil beliau ‘Pak Dj’.
Dan anak” juga kelihatannya lebih familliar kalo manggil dengan nama ‘beken’nya.

Ehm, serius ya, okay. Tadi sampai dimana ?
Akhirnya gue sama Irfani masuk ke ruang TATIB. Di dalem ada Bpk. Djat dan seorang guru bahasa inggris.
Gue masuk dengan sopan.
Si guru inggris noleh ketika gue masuk, dan Bpk. Djat lagi menunduk, kelihatannya lagi nulis daftar nama kelas yang baru.
Dengan nervous, gue ingin bertanya.
Langkah pertama yang dilakukan tentu saja adalah menyapa orang yang ingin ditanyai.
Betul ga ?
Dan disinilah saudara”ku, gue melakukan kesalahan fatal.
Bibir gue terbuka, dan suara gue keluar: ‘Ehm, Pak Dj ?’
Hening.

Anjrit, gue telah mengatakan nama panggilan yang terlarang !
Lucifer akan bangkit dan menguasai dunia !
Tidaaakkk !

Si guru bahasa inggris langsung mengernyit.
Si Irfani langsung gelagapan, gelisah.
Dan..
Pak Djat langsung mendongak dengan lirikan mata ayo-kesini-gue-banting-lu.
Dan tiba” aura ruangan tuh terasa lain ! Agak gelap gitu.

Sadar gue telah melakukan tindakat idiot, gue langsung salah tingkah.
Kata” selanjutnya yang keluar dari mulut jahanam gue adalah:
‘Umm, nggak jadi deh pak.’
Dengan anggukan lemah, gue langsung balik kanan, keluar pintu, lari pontang-panting.

Setelah kembali ke halaman tempat anak’ tadi kumpul, gue bilang ke Irfani:
‘Fan, kayaknya tadi gue melakukan sesuatu yang bodoh deh.’
‘Sangat bodoh.’ jawab irfani mantap.

Anyway, akhirnya gue tau kalo gue masuk di XI IPA 1, bareng si Karim.
Dan sampe sekarang gue jadi salah tingkah kalo ketemu Bpk Djat.
Hehe, maap yah Pak ?? Peace.

[+/-] Klik buat Lanjut..

08 September 2008

Update 1 : The Return of Mars Creature

Paaraah pemirsaahh..
Gw memohon ampun kepada para pemirsah karena lamah gag ngeposting yang baruh..
Baru-baru ini gw ditemukan mengambang di sungai bengawan solo..
Menurut laporan saksi mata, gw dalam keadaan pingsan diceburin ke sungai oleh gerombolan pria berkumis.
Oleh karena itu gw mohon maap kepada para manusia bulu berlebih (berkumis).
Gw kapok..



Anyway, nih bulan ramadhan. Yaay..
Gw berpuasa..
Selalu..
Dengan riang gembira..
Karena banyak libur..
Yaay...

***

Update, nih bulan puasa sungguh sangat menggembirakan. Tugas yang menumpuk perlahan-lahan dibatasi. Fiuuh..
Bulan Puasa..
Kau penolong..
Kau pahlawan..
Kau pelita ketika PLN mati..
Engkau memberikan nafas demi mempertahankan kelangsungan mahluk hidup ceking bernama Mars ini..
Ooh Bulan Ramadhan..
We Love you....!!
Dan akhirnya gw bisa ngeposting blog gw lagi !!
Ohh Thanks God..

***

Mari lanjut...
Beberapa minggu kemaren temen gw jatuh sakit. Usut-punya-usut, dia kena Thypus.
Wah, penyakit medium level tuh..
Lumayan merepotkan, pa lagi kalo tugas lagi bejibun.
Mari kita namakan anak tu Mr. O
Bokapnya Mr. O sih bilang kalo dia terlalu stress mikirin tugas bejibun.
Tapi yang bikin gw kagum, Mr. O dengan gigih selalu tanya perkembangan pelajaran skul ke gw. Padahal secara dia sakit, dia tetep gag pengin ketinggalan skul !!
Dan pelajaran hidup gw bertambah..
Belajar adalah segalanya..
Benar begitu, Mr. O ?
Hidup Mr. O !! Uoooghh !!
Gw respect ma Lu, Mr. O..
Mr. O...
Mr. O..
(kayak dengungan tv rusak)

***

Next..
Gw baru menyadari, kalo siswa 1 kelas bisa diajak lebih kompak dengan 1 cara manjur :
NGECAT KELAS.
Yuph, ngecat kelas. Terutama kelas sendiri (buat pa kelas laen dicat?).
Dari situ, kita bakalan taw siapa ja yang punya jiwa tanggung jawab, leadership, friendship, hanship, bakat seni, dll..
Gw pengalaman ngecat kelas 2 kali, dan keduanya cukup berkenan buat dikenang.

Pas kelas 1 SMP (7-1) gw ma temen” masi cupu”, kita ga peduli ma kondisi kelas.

Pas kelas 2 SMP (8-3) gue baru kenal dengan aktifitas maha mulia bernama
‘Mengecat Kelas’. Pas itu gw jadi ketua kelas, dan ada yang punya ide brilian macam itu.
Gue sih antusias aja, kan keren kalo kelas dicat hitam ? tinggal tambah Sound System + DJ’ Turntable dah jadi diskotik. Tapi ditolak mentah-mentah..
Gw ngada’in voting, and sepakat warna biru polos. Berhubung gw ga da pengalaman ngecat, gw pilih warna biru solid yang rada gelap. Kan kliatannya keren..
Tetapi saudara”ku, sebelum mengecat, pelajarilah topografi ruang yang ingin Lu cat.
Karena apa ? Karena ini..
Kelas gw tuh sebelahnya ada parit air kecil, trus dempet ma gedung sebelah.
Yang which is lembab banget. Alhasil, catnya jadi ngelupas-ngelupas gitu..
Pa lagi ruangan kelas gw tuh dempet ma gedung sebelah and minim sinar matahari, jadilah kelas kami itu remang”. Trus dicat sama warna biru tua..

Lembab + Remang” + Cat warna tua = Bad Idea

Alhasil, Kelas gw malah ancur tekukur..
Udah catnya ngelupas gara” lembab, gelap pula !
Atas sabda Kepsek, kelas yang udah susah payah kami cat dengan keculunan khas kami dicat ulang jadi warna kuning cerah..
Well, Thats a freaking experience..
Tapi kita jadi kompaak banged kalo ada acara gituan. Yah syukuur dah..

Pas kelas 3 SMP (9-1) / NEO ( Nine One ) Gw gag jadi ketua kelas, cukup jadi
hamba-sahaya-yang-keberadaannya-sangat-tidak-penting-sekali. And gw masih trauma sama kejadian taon sebelumnya, kelas gue ga di cat macem”.

Kelas 1 SMA (X-6) / Cominem ( Community of Sidji Enem ) Gw dapet temen” sekelas yang rada susah buat diajak kompak.
Bytheway, Gue rada nyesel kenapa dinama’in Cominem..
Padahal ada nama yang lebih seru : T-Rex Senam ( Community Arex Sidji Enam )
Kan asyik tuh kalo maskot kelasnya seekor T-Rex lagi ajojing ikut gerakan poco” ?
Kelas ini pun gag diapa”in cuman dihias dikiiit banget.

Nih sekarang Kelas 2 SMA (XI IPA 1) / REG (spasi) GAZEBO ( Republik Areg Sebelas IPA Sidji Ga’ Zepiro’o Sombong ).
Puanjang singkatannya y ? Idenya siapa ?
Huouohohoho... ( Evil Laugh )
Tuh singkatan penuh filosofi..
Kita pake ‘Republik’ karena berdasar asas demokrasi Indonesia tercinta..
‘GAZEBO’ ?
Thats our motto !
“Ga’ Zepiro’o Sombong” which means ‘Tidak Begitu Sombong’ adalah gambaran sifat kelas kami yang kalem, damai, tentram, dan penuh cinta..
Tuh, maknanya dalem kan ?
Okay, lanjut..
Di kelas ni kami mencoba jadi kompak dengan ngecat kelas dalam rangka
Lomba-Kebersihan-Kelas-Khas-Agustusan.
And kita coba ide yang gag mainstream..
Kita coba pake motif..
Hampir separo bagian bawah dicat warna ungu solid..
terus diatasnya dikasi cat batas warna merah-coklat cuman sejengkal.
Jadi warna merah-coklat cuman jadi garis tebel yang membatasi warna cat atas and cat bawah yang beda jauh.
Trus yang atas tuh warna asalnya warna biru cerah.. Kita ber improvisasi disini.
Kita pake corak Zebra-cross tapi gag vertikal, melainkan diagonal / miring dengan warna merah muda.
Jadi warnanya merahmuda-birumuda-merahmuda-birumuda.. gitu terus ampe muter 1 kelas.
Tapi pilarnya dikasih motif heart kecil”. Pasti idenya anak cewek..
As the result, gw ngerasa kalo kelas gw kaya permen belang” Blaster..
Malah temen gw yang dari kelas lain komentar, belang-belang kaya’ Zebra malah bikin singkatan ‘GAZEBO’ menjadi ‘GajahZebraKebo’..
Huh, dasar mahlukbiadabkampungangagpunyajiwaabsurd !!!
Tidakkah dikau melihat kelas kami ini maha keren ?

***

Udah, segini aja. Ntar di update lagi.
Kalo gw lama ga posting, berarti kaum Pria Berkumis kumat nyerang gw lagi..
Bye Folks..
Met Puasa..

[+/-] Klik buat Lanjut..

10 Agustus 2008

Sicko

Tergeletak tengah jalan ?
Swear, level gue belom sampe segitunya.
Paling puol gue kegeletak di ranjang RS.
Di ruang UGD doank, ga ampe rawat inap segala...
Gue juga kurang taw kenapa, tapi kayaknya gue In Rude Health banget. Sampe sekarang belom pernah kena yang namanya penyakit kronis.
Prestasi gue yang numero uno tuh ampe medium-level doank.
Yang paling sering sih penyakitnya orang-miskin : Batuk, Flu, Demam dan kawan-kawan.
Terutama pilek. Sampe sekarang hidung gue, percaya ga percaya, lobang hidung gue yang berfungsi cuman 1 doank !
Dari gue kecil ampe sekarang hidung gue itu selalu buntu 1 ! 
Tapi ganti-ganti mulu bagian yang buntu, kadang-kadang yang berfungsi cuma kiri, besoknya yang normal cuman yang kanan...
Heran, koq ga sekalian kena asma ya ? biar megap-megap kaya ikan gitu...
Yang medium-level gue pernah kena Bronkhitis and Cacar ajah.
Tapi do’ain ja gue ga bakal kena penyakit orang-orang kaya macam Tumor, Stroke, Kanker dll.


***

Saat bocah-bocah laen baru mikirin sunat pas kelas 3 SD keatas, gue saat kelas 1 SD udah sukses dengan gemilang melakukan ritual sakral bernama ‘khitan’.
Kurang tau gue yang early-puber atau apa, tapi pas kelas 1 tuh anu gue sudah minta disunat.
Ceritanya gue saat itu kalo lagi kencing tuh-OMG!, sakit banget ! 
Dengan merintih-rintih dengan wajah mengenaskan dan bertingkah bagai orang yang habis dicium kereta api shinkansen, gue minta dianterin Nyokap gue ke RS terdekat.
Klo ga salah dah hampir tengah malam gue dianter ke RS.
Disana, gue langsung dilarikan ke UGD. Pas diperiksa, Dokternya cowo’.
Tuh dokter dengan biadab muntir-muntir anu gue. Kalo umur gue udah gede-gede dikit, gue pasti ngerengek-rengek biar diperiksa ma suster yang cantik ajah.
Setelah lama mengamati (dan mengagumi) anu gue, sang Dokter memvonis supaya esok harinya gue disunat.
Dhum ! bagai kena bom atom, gue ngerasa panik jadi-jadian (untung ga berubah jadi srigala, pas malam purnama soalnya).
Pas udah balik ke rumah, gue jadi stress semalam suntuk. Gue yang masih kecil udah disuruh sunat yang mana dalam bayangan gue waktu itu hanya dilakukan kalo gue dah kelas 6 atau lebih, tiba-tiba disuruh besoknya. Wah, merinding-ria gue malem itu, mbayangin betapa seram, menyakitkan, dan horror nya proses sunat itu.
But the night must go on.
Besok paginya gue yang telah sukses menjadi paranoid, jadi males ke RS.
Tapi gara-gara ditakutin kalo anu gue bakalan lepas kalo gue ga disunat, plus iming-iming hadiah kalo gue dah disunat, gue akhirnya sampe di RS.
Ketemu lagi deh ma Dokter cowo’ genit nan biadab tuh.
Saat prosesi ritual nan sakral itu (baca: disunat), gue njerit-njerit nyaring dengan kualitas surround sound plus Equalizer settingan Rock.
Nah, konon gara-gara ‘kicauan’ tuh, mestinya anu gue yang dapet jahitan 3, cuman dapet jatah 1. Dokternya punya dendam kesumat ma gue sepertinya...
And voila, abis sunat gue ngerasa 120% lega banget. Plus, gue kayak punya pride gitu lah.
 ‘Hei, hei, orang, liat nih titit gue dah disunat ! mao liat ?’ 
Wuih, gue serasa punya prestasi membanggakan saat itu.
‘Udah sunat coy, UDAH SUNAT ! Lu belom ? kelaut aje...’
gitu pikiran gue kalo ketemu temen-temen SD.

***

Gue inget pas SMP gue kena penyakit psikologis. 
Terutama kalo hari sabtu. Why ? ada satu biang kerok penyebabnya : Pelajaran Pendidikan Agama Islam. Honestly, pas SMP gue belom bisa baca Al-Qur’an (sekarang aja skill gue masih pas-pasan). 
Makanya, gue paranoid kalo pas pelajaran PAI, gue disuruh baca ayat-ayat Arab. 
Sport jantung tuh kalo ada yang disuruh baca ayat. Pa lagi kalo nama gue yang dipanggil, mampus.
As the result, kalo saban pagi di hari sabtu yang cerah, gue ngerasa perut gue kena hantam tinju Muhammad Ali. Oh God, rasanya berdentum-dentum bagai speaker.
Tapi yang aneh, kalo udah gue paksain berangkat, badan ini rasanya normal gitu.
Anomali banget yah ? Tapi begitulah kalo seorang siswa mengalami krisis intelejensia, pelajaran-phobia. 

Ada lagi, gue pas SMP pernah kena penyakit cacar.
Sebetulnya, gue pernah ditawarin buat suntik vaksin anti cacar, tapi Bokap gue ngelarang. Bokap gue bersabda, kalo gue kudu punya pengalaman penyakit cacar.
Gue sih no problem aja, siapa sih yang gag mau ijin sakit berminggu-minggu, bebas pelajaran sekolah ?
Finaly, gue tergeletak di kamar-isolasi-gue berhari-hari. Berleha-leha sepanjang hari tanpa diganggu gugat. Orang di rumah pada takut ketularan kali ya ? ampe kayaknya takuut banget kalo sekamar ma gue.
Tapi ga tau sengaja apa ga, Nyokap gue ketularan. Wah, Nyokap gue panik-kalang kabut. Kan beliau wanita karir, ga seru donk klo ga masuk kantor karena alasan konyol : ketularan cacar anak sendiri. Nyokap gue langsung buru-buru ke rumah sakit minta vaksin cacar plus rabies, khawatir gue kena rabies yang terpendam tak terdeteksi.
Anyway, penyakit cacar gue ninggalin kenang-kenangan buat gue, corak-corak bunder bekas gelembung cacar banyak tersebar di badan gue. Jadi gue kaya orang polkadot gitu. Sempet bingung sih gimana cara hilanginnya. Tapi sekarang sih udah biasa.

Begitulah saudara-saudaraku, kesehatan emang penting. Syukurin deh kalo Lu lagi ngerasa sehat. Apa lagi kalo ngeliat temen Lu jatuh kesandung, triak ja : Syukuuur !

[+/-] Klik buat Lanjut..

Kumis bin Brengos

Gue kaga’ ngerti. Akhir-akhir ini hidup gue banyak diisi ma orang-orang berkumis.
Bukan kumis kalem yang normal, tapi kumis-kumis yang brutal dalam mengekspansi wajah orang. 
Pada mulanya dimulai dengan saat awal-awal gue masuk SMA..
Busyet, gue banyak menerima serangan kumis-kumis yang begitu menyolok mata tersebut.


Pertama, mantan temen sebangku gue yang dulu, Tony. 
Padahal dia lebih muda dari gue, tapi tampang dia tuh Om-om banget. Dengan kumis yang tumbuh dengan binal diatas bibir, plus satu set janggut yang tumbuh merata, gue bertaruh para Senior bakal ngerasa keder kalo pengin ngerja’in anak yang satu ini.
Gue inget pas pertama kali gue ketemu sama dia. Saat kelas MOS, dia duduk didepan gue.
Saat itu kita para junior disuruh pasang pita di lengan baju.
Dia menoleh,

Tony: Eh, pasangin pita gue
Gue: . . .

Gue tercengang, dia minta bantuan dengan wajah gahar. Kumis lebat plus mata yang terlihat hitam bagai memakai maskara. Apalagi suaranya, seperti Bass yang Subwoofernya disetel rendah banget. Jelas gue ngerasa ketakutan. Laksana takutnya seorang anak yang hendak disunat.

Gue: . . .
Tony: Hei, bantuin pasangin dong.
Gue: E, e, eh, i, iya.. iya..

Dan gue memasangkan pita sialan warna ungu itu dengan perasaan horror yang mencekam.

Tapi, ternyata Tony anaknya termasuk golongan gue, Cengengesan tapi kalem. Oleh karena itu gue bersahabat sama dia sepanjang kelas 10.

***

Yang kedua, Guru gue di SMA yang berkumis extra lebat.
Walau berwajah garang, tapi beliau itu halus, penuh rasa pengampun (cari di Asma’ul Husna), dan sungguh sopan.
Sampe sekarang gue ngerasa hormat kepada beliau.
Soory ya Pak, saya cantumkan Bapak di sini...
Tapi beliau itu hebat, punya skill Legendaris : ‘Burning Big Bang’
Yang mana dapat meluluh-lantakkan satu papan tulis kosong menjadi penuh coretan tanpa sisa, non-stop !
Sekali diberi satu spidol yang tintanya penuh, maka keluarlah skill maha hebat yang tersohor itu.



Itulah dua orang yang kumisnya begitu dominan di pikiran gue.
Yang berikutnya ada guru-guru lain yang juga memiliki bulu berlebih (baca: kumis).
Dan temen-temen gue setuju untuk menyebut mereka (para guru dan temen gue yang berkumis) sebagai Brenks Brothers.
Selaen itu, gue punya niat tulus untuk mendirikan Fan Club yang anggotanya pria (dan wanita) yang memiliki kumis sebagai tempat berbagi pahit-manisnya sebagai pemilik kumis.
Nanti jika ada seseorang yang memiliki kumis yang tumbuh dengan penuh semangat dan agresif sehingga langsung menyatu dengan jambang di samping kuping, dan janggut seperti punyanya Bams Samson, plus 2 alis yang tebal dan dengan penuh sukacita bersatu bersama bagaikan ulat bulu panjang nemplok di dahi, maka orang itu pasti akan mendapatkan jabatan sebagai Ketua Fan Club seumur hidup tanpa diganggu gugat.
Namun tampaknya pemilik kumis tidak begitu memperdulikan benda hitam-panjang-lebat yang disebut kumis ini. Kenapa ? Karena gue sendiri juga punya kumis.

[+/-] Klik buat Lanjut..